Suara.com - Mantan pelatih Persebaya Surabaya, Rahmad Darmawan (RD), mengaku tersanjung jika bisa kembali melatih Boaz TE Salossa dan kawan-kawan (Persipura) di Liga Super Indonesia (LSI) musim depan.
"Wah, tersanjung saya, dan semoga bisa kembali ke Jayapura," kata Rahmad ketika dihubungi dari Jayapura, Papua, Jumat (14/11/2014) malam, mengomentari dirinya dikabarkan sebagai salah satu pelatih incaran Persipura.
Namun, mantan pelatih timnas itu mengaku belum dihubungi oleh manajemen tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut untuk menggunakan jasanya kembali. Sebagaimana diketahui, pada 2005 lalu RD memberikan gelar pertama Liga Indonesia bagi tim kebanggaan warga Jayapura dan Papua itu.
RD mengatakan akan menunggu kepastian jika tim asal timur Indonesia itu benar-benar ingin menggunakan jasanya. "Oh, saya tunggu, pasti. Iya," katanya.
Mengenai klub lamanya, Persebaya Surabaya, RD yang juga pernah membawa Sriwijaya FC juara LSI pada beberapa musim lalu itu mengatakan telah berakhir dengan baik. Berhentinya dia dari Persebaya, menurut RD, karena sejumlah pembicaraan tidak menemui kesepakatan untuk tim Bajul Ijo ke depannya.
"Kita (saya dan Persebaya) bersepakat untuk tidak melanjutkan kontrak, karena tidak adanya titik temu dalam membangun tim ke depan. Jadi kita mengakhiri," katanya.
Lebih jauh, pelatih asal Lampung itu mengatakan akan kembali berdinas dulu, jika tidak ada tim yang menggunakan jasanya sebagai pengatur strategi. Namun, ketika disinggung apakah sudah ada tim atau klub yang ingin meminangnya menjadi pelatih, mantan pelatih Persija Jakarta itu mengakui sudah ada.
"Tim dari LSI juga. Sesama tim di Pulau Jawa, dan juga dari luar Pulau Jawa. Tetapi saya tidak bisa menyebutkan nama klub atau tim tersebut," ujarnya.
Seperti diketahui, pada 2005 lalu, RD berhasil membawa Boaz dan kawan-kawan meraih juara LSI yang pertama. Kala itu, tim berkostum merah-hitam tersebut bertemu Persija Jakarta di final di Stadion Gelora Bung Karno.
"Intinya, saya menunggu kabar baik (pinangan Persipura)," kata RD lagi akhirnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey