- Pelatih Bernardo Tavares menginstruksikan pemain Persebaya Surabaya bermain dengan bahagia untuk memulihkan mentalitas setelah mengalami kekalahan sebelumnya.
- Persebaya dijadwalkan melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha pada Kamis, 23 April 2026 pukul 19.00 WIB.
- Kemenangan dalam laga tandang ini krusial bagi Persebaya untuk memperbaiki posisi klasemen dan menembus empat besar BRI Super League.
Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memilih pendekatan psikologis yang unik untuk membangkitkan mental anak asuhnya jelang laga tandang kontra Malut United di Stadion Gelora Kie Raha.
Juru taktik asal Portugal itu menginstruksikan seluruh skuad Bajul Ijo untuk bermain dengan rasa bahagia demi melepaskan beban berat usai menelan kekalahan menyakitkan dalam laga Derbi Suramadu pekan lalu.
Strategi "bermain dengan hati" ini diharapkan menjadi kunci bagi Persebaya Surabaya untuk mencuri poin penuh di Ternate sekaligus menjaga asa menembus posisi empat besar klasemen BRI Super League 2025/2026.
Duel yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam (23/4/2026) pukul 19.00 WIB ini menjadi ajang pembuktian mentalitas bagi kedua tim yang sama-sama sedang terluka di papan tengah.
Persebaya Surabaya harus melupakan memori buruk kekalahan 1-2 dari Madura United dan segera fokus mengamankan kemenangan di markas lawan yang dikenal cukup angker bagi tim tamu.
Bernardo Tavares menekankan bahwa sepak bola pada dasarnya adalah sebuah permainan yang seharusnya dinikmati tanpa rasa takut yang berlebihan di atas lapangan hijau.
"Jadi yang perlu kami lakukan adalah, pertama-tama, bermain dengan rasa bahagia. Kami harus menunjukkan bahwa kami senang memainkan permainan ini, karena ini adalah sebuah permainan," ujar Tavares, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Bagi mantan pelatih PSM Makassar tersebut, kebahagiaan adalah bahan bakar utama untuk membangun fokus dan kekuatan mental dalam menghadapi tekanan tinggi di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
"Bagi kami, ini adalah hidup kami. Jadi kami harus menunjukkan kegembiraan saat bermain melawan Malut United. Kami harus mengingat perasaan di ruang ganti saat kalah agar tidak merasakan hal yang sama lagi," kata dia.
Baca Juga: Persib Bandung Resmi Layangkan Surat Protes Usai Laga Kontra Dewa United, Ini Isinya
Fondasi Mental Kuat untuk Kembali ke Jalur Kemenangan
Tavares meyakini bahwa aura positif yang dibawa pemain dari ruang ganti ke lapangan pertandingan akan memberikan dampak signifikan terhadap performa teknis secara keseluruhan.
Pendekatan ini dianggap sangat krusial mengingat tekanan publik Surabaya yang sangat besar agar tim kesayangannya segera bangkit setelah tren negatif dalam dua laga terakhir.
"Jika pemain bahagia, saya yakin mereka akan fokus dan mental mereka akan lebih kuat. Kami butuh mentalitas tim yang kuat," ucap Tavares dengan penuh keyakinan.
Situasi kedua tim saat ini sebenarnya cukup identik, di mana Malut United juga sedang mengalami krisis kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di liga musim ini.
Persebaya Surabaya saat ini duduk di peringkat keenam klasemen sementara, hanya terpaut satu tingkat di bawah Malut United yang menempati posisi kelima.
Berita Terkait
-
Prediksi Juara Super League: Persib Hattrick Gelar atau Persija Bikin Keajaiban?
-
Peluang Juara Persija Semakin Kecil, Mauricio Souza Beberkan Masalah Tim
-
PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif
-
Terancam di Thailand, Pratama Arhan Santer Dikabarkan Jadi Incaran Klub Super League
-
Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi