- PSIM Yogyakarta kalah 0-1 dari Persita Tangerang akibat gol cepat Aleksa Andrejic di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis.
- Pelatih Jean-Paul van Gastel menyebut lemahnya penyelesaian akhir menjadi penyebab utama kegagalan tim mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
- Kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSIM yang tidak pernah meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir secara berturut-turut.
Suara.com - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyoroti lemahnya penyelesaian akhir sebagai faktor utama setelah timnya kalah 0-1 dari Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis, dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Gol cepat Aleksa Andrejic pada menit ke-6 menjadi penentu kekalahan Laskar Mataram dalam laga pekan ke-30 tersebut.
“Kita selalu dapat kesulitan dalam penyelesaian akhir dari peluang yang ada. Ini yang jadi masalah,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmiI I.League, Kamis.
Masalah tersebut berdampak pada performa tim yang belum mampu meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir, dengan rincian tiga hasil imbang dan empat kekalahan.
Tak hanya itu, tren negatif juga terlihat dari catatan satu kemenangan saja dalam 13 laga terakhir. Satu-satunya kemenangan itu diraih saat menghadapi PSBS Biak yang kini berada di dasar klasemen.
Dalam pertandingan melawan Persita, Van Gastel menilai timnya sebenarnya mampu mengontrol jalannya laga meski dalam posisi tertinggal. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan rapat lawan, terutama di area sepertiga akhir lapangan.
PSIM bahkan nyaris kebobolan lebih banyak, namun kiper Cahya Supriadi tampil gemilang dengan menggagalkan penalti Pablo Ganet pada menit ke-84.
“Kita sudah mencoba merespons yang terjadi. Kita juga sempat dapat hukuman penalti, namun beruntung bisa digagalkan oleh Cahya (Supriadi). Yang pasti, hasil laga ini adalah mengecewakan,” kata Van Gastel.
Hasil ini membuat PSIM berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 39 poin dari 30 pertandingan, jumlah yang sama dengan Arema FC di posisi ke-10.
Baca Juga: Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
Pada laga berikutnya, PSIM akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Persib Bandung yang tengah memburu hattrick gelar juara. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (4/5/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
(Antara)
Berita Terkait
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah
-
Gelar Juara Semakin Menjauh, Mauricio Souza Bakal Evaluasi Pemain-pemain Persija
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung