Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:23 WIB
Jean-Paul Van Gastel, juru taktik PSIM Yogyakarta. (Instagram/jpvangastel_official)
Baca 10 detik
  • PSIM Yogyakarta kalah 0-1 dari Persita Tangerang akibat gol cepat Aleksa Andrejic di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis.
  • Pelatih Jean-Paul van Gastel menyebut lemahnya penyelesaian akhir menjadi penyebab utama kegagalan tim mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
  • Kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSIM yang tidak pernah meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir secara berturut-turut.

Suara.com - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyoroti lemahnya penyelesaian akhir sebagai faktor utama setelah timnya kalah 0-1 dari Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis, dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Gol cepat Aleksa Andrejic pada menit ke-6 menjadi penentu kekalahan Laskar Mataram dalam laga pekan ke-30 tersebut.

“Kita selalu dapat kesulitan dalam penyelesaian akhir dari peluang yang ada. Ini yang jadi masalah,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmiI I.League, Kamis.

Masalah tersebut berdampak pada performa tim yang belum mampu meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir, dengan rincian tiga hasil imbang dan empat kekalahan.

Tak hanya itu, tren negatif juga terlihat dari catatan satu kemenangan saja dalam 13 laga terakhir. Satu-satunya kemenangan itu diraih saat menghadapi PSBS Biak yang kini berada di dasar klasemen.

Dalam pertandingan melawan Persita, Van Gastel menilai timnya sebenarnya mampu mengontrol jalannya laga meski dalam posisi tertinggal. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan rapat lawan, terutama di area sepertiga akhir lapangan.

PSIM bahkan nyaris kebobolan lebih banyak, namun kiper Cahya Supriadi tampil gemilang dengan menggagalkan penalti Pablo Ganet pada menit ke-84.

“Kita sudah mencoba merespons yang terjadi. Kita juga sempat dapat hukuman penalti, namun beruntung bisa digagalkan oleh Cahya (Supriadi). Yang pasti, hasil laga ini adalah mengecewakan,” kata Van Gastel.

Hasil ini membuat PSIM berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 39 poin dari 30 pertandingan, jumlah yang sama dengan Arema FC di posisi ke-10.

Baca Juga: Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija

Pada laga berikutnya, PSIM akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Persib Bandung yang tengah memburu hattrick gelar juara. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (4/5/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

(Antara)

Load More