Suara.com - Klub Juara Amerika Latin asal Argentina, San Lorenzo, membutuhkan extra-time untuk mengalahkan utusan Oceania, Auckland City dengan skor 2-1 dalam partai semifinal Piala Dunia Antarklub yang digelar di Maroko, Rabu dini hari waktu Indonesia Barat (18/12/2014).
Auckland City, sebuah klub kecil dari Selandia Baru, harus memendam lagi impiannya untuk berlaga di final kontra Real Madrid yang kemarin berhasil mengalahkan klub Meksiko Azul Cruz, perwakilan dari zona Amerika Utara.
Dalam laga itu San Lorenzo lebih dulu unggul di babak pertama berkat gol Pabtol Barrientos. Tetapi di menit 67, striker Angel Berlanga, menyamakan kedudukan yang bertahan hingga akhir laga. Alhasil pertandingan diterus ke babak extra-time.
Tetapi babak tambahan waktu baru berjalan empat menit, striker San Lorenzo, Mauro Matos berhasil sudah membobol lagi gawang Auckland City. Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga.
Berkat kemenangan itu San Lorenzo berhak bertemu Real Madrid di partai final yang akan digelar Sabtu (20/12/2014) waktu Maroko, dan berpeluang mewujudukan ambisinya menjadi wakil Argentina pertama yang menjuarai turnamen yang sejak 2005 formatnya dirombak menjadi kejuaran antara juara dari setiap zona kawasan. (Reuters)
Berita Terkait
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar
-
FIFA Dituding Perlakukan Pemain seperti Budak, Gianni Infantino Cuma Fokus Cuan
-
Super River Gagal Bersinar: Ditahan Imbang San Lorenzo di Laga Tanpa Gol
-
Joao Pedro: Anak Napi yang Kelaparan Kini Bintang Baru Chelsea Berbandrol Rp1,2 T
-
Real Madrid vs Osasuna Terancam Ditunda, El Real Bentrok dengan Otoritas LaLiga
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol