Suara.com - Polemik baru kembali mengguncang sepak bola Spanyol.
Kali ini melibatkan Real Madrid, LaLiga, dan AFE (Asosiasi Pesepakbola Spanyol).
Polemik ini menyusul permintaan penundaan laga pembuka LaLiga 2025/26 antara Real Madrid vs Osasuna.
Los Blancos itu meminta itu akibat minimnya waktu istirahat dan persiapan pasca partisipasi Los Blancos di Piala Dunia Antarklub FIFA.
Pada Rabu (16/7/2025), batas waktu bagi pihak-pihak terkait untuk menyatakan sikap terhadap permintaan penundaan itu resmi berakhir. Hasilnya, terjadi perbedaan tajam.
Otoritas LaLiga menolak penundaan, dengan alasan seluruh ketentuan dalam perjanjian bersama sudah terpenuhi.
Sementara Real Madrid dan AFE mendukung penundaan, demi melindungi kesehatan pemain yang tidak mendapatkan waktu cukup untuk beristirahat dan menjalani pramusim.
Real Madrid dan AFE menyuarakan kekhawatiran karena para pemain hanya mendapatkan tiga minggu libur, sesuai batas minimal yang ditetapkan dalam perjanjian kerja.
Namun mereka belum akan mencapai tiga minggu pramusim, yang menurut AFE adalah hal vital untuk kesiapan fisik dan mental.
Baca Juga: Setelah 18 Tahun, Lucas Vazquez Resmi Tinggalkan Real Madrid
AFE menyatakan bahwa meski perjanjian tidak mewajibkan pramusim tiga minggu, mereka mengacu pada Statuta Pekerja dan Undang-Undang Olahraga Spanyol, yang menempatkan kesehatan dan keselamatan kerja sebagai prioritas hukum yang lebih tinggi.
Dalam hal ini, memaksa pemain bertanding tanpa cukup pramusim dianggap sebagai pelanggaran risiko kerja.
“Jika pramusim tak terpenuhi, bisa melanggar regulasi keselamatan kerja dan membahayakan kesehatan pemain,” demikian pernyataan resmi AFE seperti dikutip dari Diario AS.
Menariknya, pihak Osasuna sebagai lawan justru tidak keberatan jika pertandingan ditunda.
Namun LaLiga bersikeras bahwa kompetisi tidak bisa disesuaikan hanya karena satu tim bermain di turnamen FIFA — terlebih turnamen itu tidak menjadi bagian dari kesepakatan internal antara operator liga dan klub-klub.
“Tidak mungkin kalender LaLiga disesuaikan untuk kompetisi yang tidak dipertimbangkan dalam perjanjian resmi,” tulis LaLiga dalam jawabannya.
Berita Terkait
-
Setelah 18 Tahun, Lucas Vazquez Resmi Tinggalkan Real Madrid
-
Banyak Duit Bebas! PSG Siapkan Rp4 Triliun Demi Bajak Cole Palmer
-
Xabi Alonso Pening! Masalah Real Madrid Tak Hanya Mbappe dan Vinicius
-
Sanksi Berat Menanti Luis Enrique Pasca Gaplok Joao Pedro
-
Kata Luka Modric Usai Dikontrak 1 Tahun oleh AC Milan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK
-
Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!
-
Respons Berkelas Beckham Putra usai Cetak Brace dan Bungkam Kritik Netizen
-
PSSI Buka Suara Persoalan Paspor Dean James Hingga Tak Dibawa ke Timnas Indonesia
-
Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang
-
John Herdman Merinding dengan Lagu Indonesia Raya di GBK
-
Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini
-
Kehebatan Transisi Cepat Timnas Indonesia Diakui Saint Kitts and Nevis