Suara.com - Pemusatan latihan nasional (pelatnas) perdana Timnas Indonesia U-23 masih belum lengkap. Pasalnya masih ada enam pemain yang belum bergabung di Lapangan POR Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (18/12/2014).
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso sebelumnya telah memanggil 30 pemain untuk masuk pelatnas menyambut kualifikasi Piala Asia dan SEA Games 2015. Namun latihan perdana ini baru diikuti 24 pemain.
"Pemain yang dari Papua belum bisa hadir karena penerbangan tidak ada. Mereka baru akan bergabung 21 Desember nanti. Selain itu tiga pemain dari Sriwijaya. Alasannya belum jelas," kata pelatih Aji Santoso usai memimpin latihan.
Enam pemain yang belum hadir adalah dua Persipura Jayapura yaitu Ferinando Pahabol dan Fredi Jefersen Isir. Selain itu Gilbert Dwaramury. Tiga pemain Sriwijaya yang belum hadir adalah Rizky Dwi, Jajang Maulana dan Yogi Triana.
Meski belum lengkap, pelatih Aji Santoso langsung memberikan latihan ketat pada latihan perdana ini. Bahkan, 24 pemain yang ada langsung uji tanding dalam waktu satu jam. Namun pemain terlihat menikmati latihan tersebut .
Aji Santoso menambahkan, setelah latihan umum semua pemain diperbolehkan istirahat karena pada hari kedua akan menjalani tes fisik, VO2max hingga power.
Tes ini wajib diikuti oleh semua pemain yang dipersiapkan untuk kualifikasi Piala AFC U-22 dan SEA Games 2015. "Tesnya disini. Semua pemain akan menjalani tes," kata mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.
Pria asal Malang itu menjelaskan, sesuai dengan rencana pelatnas di Lapangan POR Sawangan akan berlangsung hingga 6 Januari. Selama pemusatan latihan juga direncanakan akan menjalani dua pertandingan ujicoba dalam dan luar negeri.
Hanya saja, hingga saat ini calon lawan Timnas Garuda Muda belum ditetapkan terutama ujicoba internasional setelah Qatar dipastikan gagal. Rencananya, laga melawan tim asal Timur Tengah itu akan dilakukan di Australia, 5 Januari.
Untuk mengganti Qatar, PSSI mulai melakukan komunikasi dengan Suriah. Hanya saja hingga saat ini belum ada kepastian. Selain itu, Timnas Indonesia U-23 juga direncanakan akan turun di Marahalim Cup di Medan, 9-14 Januari.
"Ikut turnamen sangat bagus bagi pemain. Ini peluang untuk menambah jam terbang. Kita tunggu saja kepastiannya," kata mantan pemain Timnas Indonesia itu. (Antara)
Berita Terkait
-
Gempita AFC U-23 dan Kenangan Manis One Hit Wonder Timnas Indonesia karena Tangan Dingin STY!
-
Kaleidoskop Timnas U-23: Batal Juara AFF Cup Hingga Gagal di Sea Games 2025
-
PSSI Target Timnas Raih Emas Sea Games 2025, Indra Sjafri Justru Pesimis!
-
Sea Games 2025: Tak Pasti Diperkuat Pemain Diaspora, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia U-23?
-
Tunjuk Timnas U-23 di Ajang FIFA Matchday, Langkah Bijak atau Blunder PSSI?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina
-
Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian
-
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran