Suara.com - Sriwijaya FC masih berhenti pemain membeli. Saat ini Sriwijaya FC masih memburu pemain asing guna mendapatkan penyerang yang cocok untuk memperkuat tim berlaga pada kompetisi Liga Super Indonesia 2015.
Sriwijaya belum penuhi kuota tiga pemain asing sesuai regulasi PT Liga Indonesia. "Masih belum dapat, masih berburu. Sudah banyak menawari dari agen pemain tapi belum ada yang cocok," kata Manajer Sriwijaya FC Robert Heri di Palembang, Kamis (29/1/2015).
Robert mengemukakan, ketidakcocokan tersebut bukan lantaran harga namun belum terpenuhinya keinginan pelatih, terkait kualitas dan peran pemain tersebut di lapangan. "Manajemen tidak bisa mengintervensi tim pelatih karena mereka yang lebih memahami kebutuhan di lapangan," kata dia.
Sementara, pelatih Sriwijaya FC Benny Dollo mengatakan lebih fokus untuk membenahi tim pasca menelan kekalahan di final Surya Citra Media Cup, Selasa (27/1) dari Arema Cronus. "Fokus membenahi tim dulu, sembari mencari pemain asing," kata Bendol, sapaan akrabnya.
Ia membenarkan, sejauh ini tidak menemukan permasalahan dengan manajemen dalam perekrutan pemain. "Berapa sih harga pemain asing di Indonesia, tidak terlalu mahal. Sejauh ini dengan manajemen tidak ada masalah. Hanya belum ketemu yang pas saja," kata mantan pelatih Persija Jakarta ini.
Sriwijaya FC membutuhkan seorang penyerang asing, karena pemain rekrutan sebelumnya Christian Vaquero dinyatakan PT Liga Indonesia tidak lolos verifikasi. "Laskar Wong Kito" sementara ini telah diperkuat dua orang pemain asing yakni gelandang Morimakan Koita dan bek Abdoulaye Maiga.
Pada musim kompetisi 2015, Sriwijaya FC menargetkan gelar juara dengan merekrut sejumlah pemain nasional kelas wahid, di antaranya, Ferdinand Sinaga (pemain terbaik 2014), Titus Bonay, Patric Wanggai, dan Raphael Maittimo. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!