Suara.com - Sriwijaya Football Club resmi mendapatkan penyerang asal Kroasia Goran Ljubojevic. Ljubojevic menandatangani kontraknya dengan manajemen klub di Palembang, Minggu (15/2/2015).
Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex mengatakan setelah bergabungnya Goran ini maka kuota tiga pemain asing tim berjuluk Laskar Wong Kito telah terpenuhi.
"Sriwijaya FC telah memiliki gelandang Morimakan Koita dan pemain belakang Abdoulaye Maiga, artinya setelah ini tim menjadi benar-benar fokus karena tiga pemain asing sudah didapatkan semua," ujar anggota DPR RI ini.
Ia mengemukakan, bergabungnya Ljubojevic diharapkan menjadi solusi kurangnya pemain dengan kemampuan duel bola-bola atas. Ljubojevic sendiri memiliki tinggi badan sekitar 190 cm.
"Dalam beberapa kali uji coba di turnamen pra musim, baik di Trofeo Jakarta atau SCM Cup bisa dikatakan permainan sudah bagus tapi belum ada pemain yang menyambut bola-bola atas supaya jadi gol," kata dia.
Ia mengemukakan, manajemen klub merasa Ljubojevic sangat mumpuni untuk memenuhi kebutuhan pemain Laskar Wong Kito. Apalagi Ljubojevic terbilang cukup produktif ketika bermain di Blastier Khalsa, Liga Singapura musim lalu, dengan mencetak 27 gol.
"Harapannya Goran bisa mencetak sukses yang sama ketika bermain di Liga Indonesia," kata dia.
Sementara itu, Ljubojevic mengaku senang mendapat kesempatan berlaga di Liga Indonesia. Apalagi berseragam Sriwijaya yang merupakan salah satu klub besar di tanah air.
Namun Ljubojevic mengatakan tidak berambisi untuk mengejar gelar pencetak gol terbanyak. Yang terpenting baginya adalah meraih tiga poin bersama tim.
"Saya tidak terlalu berambisi mencetak banyak gol, sebab terpenting baginya adalah kemenangan tim. Percuma saya cetak banyak gol, tapi tim kalah. Lebih baik saya cetak sedikit gol tapi tim bisa jadi juara," kata dia.
Pada musim kompetisi 2015, Sriwijaya FC menargetkan gelar juara dengan merekrut sejumlah pemain nasional kelas wahid, di antaranya, Ferdinand Sinaga (pemain terbaik 2014), Titus Bonay, Patric Wanggai, dan Raphael Maittimo. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman
-
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Menguji Klaim Sudaryono, Benarkah Membandingkan Sekolah Rusak dengan MBG Tak Fair?
-
Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'
-
Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga
-
Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi
-
Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen