Suara.com - Manajer tim nasional Inggris Roy Hodgson belum bisa memastikan kesempatan bagi punggawa Tottenham Hotspur, Harry Kane, di timnas senior. Pernyataan tersebut disampaikan Hodgson jelang laga persahabatan yang akan dilakoni The Three Lions akhir bulan ini.
Musim ini, Kane memang tampil impresif bersama Spurs. Hingga saat ini, pemain 21 tahun telah membukukan 24 gol dari semua kompetisi.
Atas prestasinya tersebut, banyak yang berharap Kane masuk dalam daftar pemain timnas senior di akhir bulan ini saat The Three Lions menjajal kekuatan Lithuania dan Italia di laga persahabatan.
Namun, Hodgson belum bisa memberikan jaminan bakal memberi kesempatan pada pemain 21 tahun itu. Menurutnya, kesempatan tersebut bergantung pada tempat yang tersedia di tim nasional saat ini.
"Kane siap. Jika dia tidak siap dia tidak akan bermain untuk Tottenham Hotspur di Liga Premier dan mencetak banyak gol," tukas Hodgson.
"Kami hanya bisa mencantumkan 23, 24 nama pemain. Jadi mereka yang masuk dalam daftar tidak selalu apakah mereka pantas berada di timnas. Yang harus dilihat saat ini adalah ketersediaan tempat. Itulah yang akan menjadi pertimbangan utama kami," jelasnya.
Laga persahabatan kontra Lithuania akan digelar pada 27 Maret mendatang. Dan di tanggal 30, Inggris akan menjajal kekuatan Italia.
Nama-nama pemain yang akan melakoni dua laga persahabatan tersebut baru akan diumumkan Hodgson beberapa pekan mendatang. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey