Suara.com - Manajer Chelsea Jose Mourinho menyerukan Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA, untuk membatalkan kartu merah striker PSG Zlatan Ibrahimovic. Di leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (12/3/2015) dini hari, Ibrahimovic diusir keluar lapangan di menit 32.
Dalam laga itu, pemain yang akrab disapa Ibra diusir keluar lapangan setelah melanggar Oscar. Banyak pihak menilai, keputusan yang diambil wasit asal Belanda, Bjorn Kuipers, tersebut berlebihan.
Mourinho memang tidak melihat peristiwa yang melibatkan Ibra dengan Oscar dengan jelas. Akan tetapi, Mou yang pernah melatih Ibra saat masih menukangi Inter Milan percaya pada kejujuran pemain jangkung asal Swedia tersebut.
"Saya berbicara dengannya (Ibrahimovic) usai pertandingan. Dan setiap kali berbicara kepada saya, dia selalu jujur," kata Mourinho.
"Dia (Ibrahimovic) akan mengatakan jika memang ada alasan tepat baginya diberikan kartu merah. Dia sangat kecewa. Jika kasusnya seperti ini, saya harap mereka (UEFA) dapat meminimalisir hukuman dan membiarkannya tampil di babak perempat final. Karena dia tidak berbuat sesuatu yang pantas diganjar kartu merah," tambahnya.
Menurut Mou, aksi kurang sportif justru dilakukan eks pemain Chelsea David Luiz. Dalam pertandingan itu, Luiz terlihat jelas menyikut Diego Costa namun lolos dari hukuman.
Bagi Mou, akan lebih adil jika kartu merah Ibra dicabut dan diberikan kepada Luiz. Sehingga Ibra bisa tetap tampil di babak perempat final.
"Soal aksi sikut David Luiz pada Diego Costa, itu jelas adalah penalti. Karena mereka (wasit) tidak memberi kami penalti, paling tidak mereka bisa mencabut kartu merah Ibra dan memberikannya pada David," jelasnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Eduardo Camavinga Beri Pengakuan Dosa Usai Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!
-
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions, Florentino Perez Ngamuk di Ruang Ganti
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
PSSI Pastikan Fadly Alberto Diganjar Hukuman Berat Gara-gara Tendangan Kungfu
-
Manchester City Bungkam Arsenal! Erling Haaland: Saya Tak Mudah Dijatuhkan
-
Tumbang dari Manchester City, Declan Rice Ucapkan 3 Kata Ini untuk Jaga Mental Arsenal
-
Babak-belur di Piala AFF U-17 2026, 3 Nama Ini Bakal Join ke Timnas Indonesia U-17?
-
UPDATE Pemain Keturunan: Ragnar Oratmangoen Terancam Degradasi, Kevin Diks Imbang
-
PR Besar Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Semifinal Piala AFF U-17 2026
-
Borong Gelar Pemain Muda Terbaik, Dony Tri Pamungkas Kian Termotivasi
-
Remuk di Piala AFF U-17, Timnas Indonesia Bakal Ketambahan 3 Pemain Diaspora untuk Piala Asia U-17
-
Buntut Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga, Langsung Auto Rugi!
-
Alasan Duel PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Dipindahkan ke Bali