Suara.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia, BOPI, mencatat baru tiga dari 18 klub peserta Indonesia Super League (ISL) 2015 yang memenuhi semua persyaratan administrasi yang diwajibkan.
Ketiga klub tersebut adalah Persib Bandung, Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura.
"Sejauh ini, praktis baru tiga klub yang hampir memenuhi semua persyaratan yang diminta BOPI. Ketiga klub itu adalah Persib Bandung, Sriwijaya FC dan Persipura," kata Ketua Tim Verifikasi BOPI, Kolonel Cba Iman Suroso di Jakarta, Jumat (13/3/2015).
Iman mengatakan tiga klub tersebut diklasifikasikan dalam Kategori A, atau hampir memenuhi persyaratan yang diminta BOPI. Ketiga klub tersebut telah 75 persen memenuhi persyaratan.
Dari hasil verifikasi lanjutan kelengkapan dokumen yang disetor PT Liga pekan lalu, ketiga klub di Kategori A hanya tinggal melengkapi dokumen kegiatan sosial.
Sedangkan tiga jenis dokumen wajib yang diminta BOPI, seperti bukti pelunasan gaji pemain, pelatih dan tim ofisial, kontrak kerja profesional pemain, pelatih dan tim ofisial serta bukti pelunasan pajak sudah dipenuhi.
Sementara itu, ada tujuh klub yang masuk Kategori B dan delapan klub yang masuk Kategori C. Berikut hasil verifikasi dokumen sementara klub-klub peserta kompetisi ISL 2015 oleh BOPI:
Kategori A
1. Sriwijaya FC (Kategori: A-) 2. Persib Bandung (Kategori: A-) 3. Persipura (Kategori: A-)
Catatan: Ketiga tim belum melengkapi dokumen kegiatan sosial dan sejumlah kecil dokumen lain.
Kategori B
1. Persija Jakarta (Kategori: B) 2. Persela Lamongan (Kategori: B) 3. Persiba Balikpapan (Kategori: B) 4. Mitra Kukar (Kategori: B) 5. Barito Putra (Kategori: B) 6. Perseru Serui (Kategori: B-) 7. Semen Padang (Kategori: B)
Catatan: Perseru masih harus memperbaiki kontrak pemain/pelatih.
Kategori C
1. Pelita Bandung Raya (Kategori: C) 2. Arema Malang (Kategori: C) 3. Gresik United (Kategori: C) 4. Pusamania Borneo (Kategori: C) 5. Bali United (Kategori: C) 6. PSM Makassar (Kategori: C) 7. Persiram Raja Empat (Kategori: C) 8. Persebaya (Kategori: C)
(Antara)
Berita Terkait
-
Borneo FC Lewati Rekor Unbeaten Persib, tapi Catatannya Masih Kalah dari Tim Legendaris Ini
-
Kisah Persiwa Wamena, Si Jago Kandang hingga Raih Runner-up ISL 2008
-
Pilu Agus Setiawan Eks Gelandang PSS Sleman Hampir Bunuh Diri, Depresi Jadi "Korban" Sepakbola Gajah Kontra PSIS
-
Sejarah Sepak Bola Indonesia: Era Penjajahan, Prestasi, Konfilik ISL-LPI Hingga Disanksi FIFA
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman