Suara.com - Manajemen Pusamania Borneo FC terus melakukan evaluasi tim menjelang bergulirnya kompetisi Liga Super Indonesia yang akan digelar pada 4 April 2015.
Presiden Klub PBFC, Nabil Husein Said Amin, Senin (16/3/2015), mengisyaratkan bakal adanya pencoretan pemain. Hal tersebut tampaknya bakal diambil menyusul hasil buruk di dua laga uji coba saat menghadapi PSM Makassar (4/3/2015) serta Persik Kediri (8/3/2015).
"Saya kecewa dengan hasil uji coba, tapi dibalik itu ada sisi positif yakni kami bisa mengetahui sampai sejauh mana kualitas tim ini. Sisa waktu ini akan kami maksimalkan untuk mengevaluasi tim secara besar-besaran," kata Nabil.
Nabil menyatakan pencoretan pemain bisa saja dilakukan sebelum kompetisi berjalan.
"Pemain yang dianggap tak memberi kontribusi besar pada tim, bakal didepak dan kita carikan penggantinya," jelas Nabil.
Nabil menegaskan, PBFC saat ini membutuhkan pemain yang mampu memberikan kemampuan terbaiknya pada tim.
"Untuk apa kami mempertahankan pemain yang tidak bisa memberi kontribusi kepada tim. Ini menjadi perhatian penuh kami sebelum menghadapi kompetisi sebenarnya," jelas Nabil.
Menurut Nabil, masalah sebenarnya tak hanya ada di barisan depan. Ia menyebut tim secara keseluruhan harus disorot kinerjanya.
"Satu tim adalah satu kesatuan. Kita tak bisa hanya menyalahkan barisan depan karena mereka tak bisa mencetak gol. Yang saya lihat tim ini sedang bermasalah secara keseluruhan. Itulah sebabnya evaluasi harus kami lakukan menyeluruh," paparnya.
Manajemen PBFC sendiri menunggu kabar terbaru mengenai gelaran Borneo Champions Cup yang rencananya bergulir dalam waktu dekat.
Meski PBFC sebagai penggagas, Banjarmasin sebagai markas Barito Putera FC akan menjadi tuan rumah dalam gelaran tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Borneo FC Lewati Rekor Unbeaten Persib, tapi Catatannya Masih Kalah dari Tim Legendaris Ini
-
Kisah Persiwa Wamena, Si Jago Kandang hingga Raih Runner-up ISL 2008
-
Pilu Agus Setiawan Eks Gelandang PSS Sleman Hampir Bunuh Diri, Depresi Jadi "Korban" Sepakbola Gajah Kontra PSIS
-
Sejarah Sepak Bola Indonesia: Era Penjajahan, Prestasi, Konfilik ISL-LPI Hingga Disanksi FIFA
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial