Pemain PSG rayakan gol Cavani ke gawang Chelsea [Reuters/Philippe Wojazer]
Kamis (16/4/2015) dini hari WIB, Barcelona akan melakoni laga tandang ke Parc des Princess di leg pertama babak perempat final Liga Champions. Dijamu PSG, Barca akan bertarung guna memperebutkan satu tiket babak semifinal.
Lawatan ke Paris ini merupakan yang keempat kalinya bagi Barcelona di ajang Liga Champions. Di tiga kunjungan sebelumnya, Barcelona bisa dikatakan memiliki catatan buruk.
Terakhir kali Los Cules berlaga di Parc des Princess adalah di fase grup Liga Champions musim ini. Dalam pertandingan yang digelar di akhir September 2014, Barcelona dipaksa pulang dengan kepala tertunduk usai dikalahkan PSG 3-2.
Hasil kurang memuaskan juga diraih Barcelona di kandang PSG di Liga Champions musim lalu. Melakoni leg pertama babak perempat final pada awal April 2013, Barcelona hanya mampu bermain imbang 2-2.
Akan tetapi, hasil imbang di leg pertama babak perempat final Liga Champions musim lalu tersebut merupakan prestasi terbaik yang dicatatkan Barcelona di Parc des Princess. Karena dalam kunjungan pertamanya ke kota Paris, Blaugrana juga mengalami kekalahan.
Selain menjadi kunjungan pertama, babak perempat final Liga Champions musim 94/95 juga merupakan pertemuan pertama Barcelona dengan PSG di kompetisi kasta tertinggi benua biru. Dalam laga yang digelar pada 15 Maret 1995 tersebut, Barca tumbang di Parc des Princess dengan skor 2-1.
Lawatan ke Paris ini merupakan yang keempat kalinya bagi Barcelona di ajang Liga Champions. Di tiga kunjungan sebelumnya, Barcelona bisa dikatakan memiliki catatan buruk.
Terakhir kali Los Cules berlaga di Parc des Princess adalah di fase grup Liga Champions musim ini. Dalam pertandingan yang digelar di akhir September 2014, Barcelona dipaksa pulang dengan kepala tertunduk usai dikalahkan PSG 3-2.
Hasil kurang memuaskan juga diraih Barcelona di kandang PSG di Liga Champions musim lalu. Melakoni leg pertama babak perempat final pada awal April 2013, Barcelona hanya mampu bermain imbang 2-2.
Akan tetapi, hasil imbang di leg pertama babak perempat final Liga Champions musim lalu tersebut merupakan prestasi terbaik yang dicatatkan Barcelona di Parc des Princess. Karena dalam kunjungan pertamanya ke kota Paris, Blaugrana juga mengalami kekalahan.
Selain menjadi kunjungan pertama, babak perempat final Liga Champions musim 94/95 juga merupakan pertemuan pertama Barcelona dengan PSG di kompetisi kasta tertinggi benua biru. Dalam laga yang digelar pada 15 Maret 1995 tersebut, Barca tumbang di Parc des Princess dengan skor 2-1.
Komentar
Berita Terkait
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Argentina vs Mesir: Sanggupkah Mohamed Salah Eksploitasi Penyakit 'Sombong' Albiceleste?
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal
-
Legasi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia: Deretan Rekor Gila CR7 yang Sulit Dipecahkan