Suara.com - Sukses merengkuh tiga poin krusial di King Power Stadium, Chelsea akan melakoni laga penentuan di Stamford Bridge, Minggu (3/5/2015) malam. Menjamu Crystal Palace, Chelsea wajib menang untuk mengunci gelar Liga Premier musim ini.
Mengantongi 80 poin, Chelsea saat ini semakin kokoh di puncak klasemen sementara. Masih menyisakan empat pertandingan dan memimpin 13 poin atas dua pesaing terberatnya, Manchester City dan Arsenal, The Blues hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengunci trofi Liga Premier kelimanya.
Menghadapi Crystal Palace, Chelsea jelas lebih diunggulkan. Selain unggul materi pemain, di lima pertemuan terakhirnya dengan The Eagles, The Blues mengantongi empat kemenangan.
Kemenangan terakhir Chelsea dibukukan di pertemuan pertama kedua tim musim ini. Dalam laga yang dihelat pada pertengahan Oktober tahun lalu, The Blues menang tipis 2-1.
Dalam pertandingan ini, peran Diego Costa belum juga bisa dipastikan. Namun hal tersebut tidak akan menjadi masalah bagi manajer Jose Mourinho, karena dirinya masih bisa menempatkan Didier Drogba yang menyumbang satu gol ke gawang Leicester sebagai ujung tombak.
Mengusung formasi 4-2-3-1, Eden Hazard pastinya menjadi andalan Mou dalam mendukung serangan di lini depan bersama Nemanja Matic dan Willian.
Sedangkan Ramires, jika Oscar duduk di bangku cadangan, akan berduet dengan Cesc Fabregas sebagai pengatur tempo serangan sekaligus penghubung dengan lini belakang yang dipimpin John Terry.
Sementara itu dikubu The Eagles, manajer Alan Pardew tentunya tidak ingin pulang dengan tangan hampa dari Stamford Bridge. Meski saat ini menempati posisi 12 klasemen, Pardew pastinya tetap membidik tiga poin untuk mengakhiri performa buruk di dua laga terakhir di mana The Eagles ditumbangkan Hull City dan West Brom.
Menghadapi The Blues, perbedaan kekuatan yang dimiliki Pardew dengan Mourinho memang bak langit dan bumi. Tapi, apapun yang tertulis di atas kertas, kepastian tetap di arena pertandingan.
Bisa jadi The Eagles tampil mengejutkan seperti saat mengkandaskan perlawanan Manchester City awal April lalu, dan menunda perayaan The Blues di Stamford Bridge.
Berita Terkait
-
Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea
-
Klasemen Liga Inggris: Manchester City Tertahan, Chelsea Gagal ke Liga Champions
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
Chelsea Mulai Dekati Abdukodir Khusanov Jelang Bursa Transfer
-
Tiket Chelsea vs AC Milan di GBK Dijual Mei 2026, Simak Jadwal Presale dan Panduan Pembelian Resmi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit