Suara.com - Hari ini, 28 tahun yang lalu, Cesc Fabregas lahir di Arenys de Mar, Spanyol. Lelaki bernama lengkap Francesc Fabregas i Soler ini adalah pemain tim nasional Spanyol yang saat ini membela raksasa Liga Premier Inggris, Chelsea.
Ulang tahun ke-28 ini mungkin jadi yang paling membahagiakan buat Fabregas. Penyebabnya, apalagi jika bukan karena keberhasilannya merebut gelar juara Liga Premier 2014/2015 bersama The Blues lewat kemenangan 1-0 atas Crystal Palace, Minggu (3/5/2015) kemarin.
Trofi tersebut jadi kebanggan buat Fabregas yang notabene baru bermain satu musim di Stamford Bridge. Ini juga jadi gelar perdana yang diraih Fabregas setelah sembilan tahun merumput di Liga Premier, di mana delapan musim diantaranya ia lakoni bersama Arsenal. Pada periode 2003/2011 kala itu, Fabregas gagal merebutnya bersama Tim Gudang Peluru.
Gelandang yang satu ini memang salah satu pemain tengah paling mumpuni di daratan Eropa saat ini. Semua berawal dari Arsenal, klub yang membesarkan namanya di lapangan hijau. Bermula dari cederanya sejumlah pemain pilar The Gunners macam Patrick Vieira, Gilberto Silva dan Edu di musim 2004/2005, Fabregas diturunkan sebagai starter.
Lantaran postur tak setinggi dan sebesar Vieira dan gelandang pendahulu lainnya yang berperawakan bongsor, Fabregas banyak menuai kritikan. Iapun dinilai kurang agresif sampai-sampai bekas rekannya di klub London Utara, Ashley Cole, pernah menyebut Fabregas sebagai pemain "kelas bulu".
Selanjutnya: Kebangkitan Fabregas
Namun, ternyata semua hanya masalah waktu. Lambat laun, pemain bertinggi badan 175 sentimeter menunjukkan perannya yang tak tergantikan dalam tim. Pengalaman menempanya jadi playmaker yang memiliki visi tajam dan jadi spesialis eksekusi bola mati
Di bawah asuhan Pep Guardiola di barcelona, Fabregas kian matang. Ia adalah salah satu pemain Barca yang membuat strategi tiki-taka Guardiola mendunia. Suami Daniella Semaan ini kerap bergantian dengan Lionel Messi mengisi posisi-posisi winger maupun striker bayangan.
Selanjutnya: Fabregas dan jersey nomor 4 Guardiola
Fabregas lahir dari pasangan pengusaha. Ayahnya Francesc Fabregas Sr. adalah pengusaha properti, sementara sang ibu Nuria Soler menekuni usaha kue. Bakat pemain yang membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 ini sudah terlihat sejak kecil, saat dirinya masih bermain untuk CE Mataro. Potensinya yang menonjol sampai membuat pelatih pertamanya takut kehilangan. Si pelatih, Senor Blai, bahkan tak pernah memainkan Fabregas di laga kontra tim muda Barcelona karena takut pemainnya itu diambil pencari bakat Barca.
Namun bakat Fabregas tetap saja tercium. Ia pun akhirnya masuk ke La Masia, akademi muda Barcelona. Fabregas kecil amat mengidolakan Barca dan Pep Guardiola, pemain bintang Barca yang kelak menjadi pelatihnya. Ada satu kenangan manis yang mungkin bakal tak terlupakan buat Fabregas. Sang idola, Guardiola, menghadiahkan jersey bernomor punggung 4 miliknya kepada Fabregas, sebagai penghiburan, kala kedua orang tuanya bercerai, 14 tahun silam.
"Untuk Francesc Fabregas, menunggu beberapa tahun untuk melihatmu mengenakan No 4 di Camp Nou. Semoga sehat. Semoga beruntung. Pep Guardiola".
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bojan Hodak Semprot Persib Meski Menang Dramatis, Singgung Kebiasaan Buruk
-
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
-
Persib Menang Dramatis, Marc Klok: Masih Ada Empat 'Final'!
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Format Masih Jadi Tanda Tanya
-
Kalah dari Persita Tangerang, Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Yogyakarta
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
-
Paul Munster Petik Pelajaran dari Kekalahan atas Persib Bandung
-
Bojan Hodak Akui Persib Salah Taktik Meski Comeback Dramatis Lawan Bhayangkara FC
-
Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!
-
Sesumbar Mason Mount: Manchester United Siap Rajai Liga Inggris Musim Depan