Suara.com - Pelatih timnas U-23 Aji Santoso mengatakan kepada para pemain untuk terus menjaga semangat dan fokus menjelang laga uji coba melawan Malaysia U-23 di Bandung, Kamis (21/5/2015). Aji mengingatkan mereka untuk tidak terpengaruh isu-isu yang beredar di luar sepak bola.
"Saya selalu mengatakan serta menekankan kepada seluruh pemain, tugas pemain itu adalah melakukan latihan dan simulasi pertandingan seperti pada latihan kemarin jelang lawan Malaysia," ujar Aji seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Rabu (20/5/2015).
Dia mengatakan selalu menjaga mental para pemain yang disiapkan untuk SEA Games agar tetap stabil. Caranya dengan memberikan mereka latihan yang menyenangkan.
"Dengan adanya isu-isu yang beredar di luar sepak bola, kami tidak terganggu dengan hal tersebut sama sekali. Tugas kami tetap fokus mempersiapkan tim untuk SEA Games," kata mantan pemain timnas itu.
Aji sangat antusias dalam menghadapi laga persahabatan nanti.
"Rotasi pemain akan dilakukan, hal ini guna memberikan kesempatan bermain kepada semua pemain yang kini tengah mengikuti seleksi. Ini juga merupakan bagian dari proses seleksi tersebut," tuturnya.
Sementara itu, PSSI mencetak 15.200 lembar tiket untuk laga uji coba yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Kamis (21/5/2015) pukul 17.00 WIB.
"Rincian harga tiket sebagai berikut untuk VIP Rp150.000, Tribun Barat Rp75.000, Tribun Timur Rp50.000, dan Tribun Utara/Selatan Rp30.000. Tiket sendiri bisa dibeli di kiostik dan loket Stadion Si Jalak Harupat," kata Direktur Marketing PSSI, Edhi Prasetyo seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Senin (18/5/2015) lalu. (Antara)
Berita Terkait
-
Gempita AFC U-23 dan Kenangan Manis One Hit Wonder Timnas Indonesia karena Tangan Dingin STY!
-
Kaleidoskop Timnas U-23: Batal Juara AFF Cup Hingga Gagal di Sea Games 2025
-
PSSI Target Timnas Raih Emas Sea Games 2025, Indra Sjafri Justru Pesimis!
-
Sea Games 2025: Tak Pasti Diperkuat Pemain Diaspora, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia U-23?
-
Tunjuk Timnas U-23 di Ajang FIFA Matchday, Langkah Bijak atau Blunder PSSI?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD