Suara.com - Klub asal Malaysia Pahang FA terancam batal menjalani pertandingan melawan Persipura Jayapura lantaran sejumlah pemainnya terkendala dalam proses imigrasi dan memilih untuk kembali ke Malaysia.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) gagal membantu dalam penyediaan visa bagi pemain-pemain Pahang. Tim akan pulang pagi ini," tulis Pucuk Pimpinan Manajemen Pahang FA Fahrizal Hasan seperti dikutip dari akun Twitternya, Minggu pagi.
Fahrizal menjelaskan alasan tim memilih untuk kembali ke negara asal karena tertahan lama di bandara lantaran tiga pemain bermasalah pada proses keimigrasian.
Tiga pemain Pahang FA yang tertahan merupakan warga negara Jamaika yakni Damion Stewart, Argentina yaitu Matias Conti, dan Nigeria yaitu Nwakaeme.
"Tiga pemain ditahan imigrasi dan diarahkan pulang dan yang lain terpaksa bermalam di bandara malam tadi. Kami kecewa dengan layanan PSSI," tulis Fahrizal.
Tim Pahang FA telah meninggalkan Tanah Air pada pagi hari dan telah sampai di Malaysia siang hari.
"Alhamdulillah pasukan selamat sampai di KLIA dan kini dalam perjalanan pulang ke Kuantan," kata Fahrizal.
Lebih lanjut Fahrizal mengatakan akan melaporkan hal tersebut ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk mengambil tindakan selanjutnya.
Sedianya Pahang FA akan melawan Persipura Jayapura pada pertandingan babak 16 besar piala AFC pada Selasa (26/5/2015) depan.
Akibat insiden ini belum diketahui nasib kelanjutan pertandingan tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol