Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla minta PSSI menjalin komunikasi kembali dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) guna melobi penjadwalan ulang pertandingan babak 16 besar AFC Cup antara Persipura Jayapura dan Pahang FA.
"Saya diminta Wapres untuk komunikasi dengan AFC langsung, agar persoalan ini diselesaikan secepatnya," kata Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Rabu (27/5/2015).
Hinca mengatakan dirinya akan menjalin komunikasi guna meminta penjadwalan ulang pertandingan antara Persipura Jayapura dan Pahang FA yang tertunda karena terkendala masalah keimigrasian.
"Mudah-mudahan Komite Kompetisi AFC memahami dan bisa menjadwalkan ulang hal ini," kata Hinca.
Sebelumnya klub asal Malaysia Pahang FA memutuskan untuk kembali ke Negeri Jiran itu karena sejumlah pemainnya tertahan di Bandara Soekarno-Hatta karena masalah keimigrasian. Tim Pahang FA yang sudah sampai di Indonesia meninggalkan Tanah Air pada Minggu (24/5/2015) pagi dan kembali ke Malaysia Minggu siang.
Pucuk Pimpinan Tertinggi klub, Fahrizal Hasan mengungkapkan, pihaknya kecewa pada PSSI karena tidak melayani tim tamu dengan benar. Fahrizal menjelaskan alasan tim memilih untuk kembali ke negara asal karena tertahan lama di bandara lantaran tiga pemain bermasalah pada proses keimigrasian.
Tiga pemain Pahang FA yang tertahan merupakan warga negara Jamaika yakni Damion Stewart, Argentina yaitu Matias Conti, dan Nigeria yaitu Nwakaeme. Melalui akun Twitternya Fahrizal juga mengatakan akan melaporkan hal tersebut ke AFC untuk melakukan tindakan lebih lanjut.
"Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) gagal membantu dalam penyediaan visa bagi pemain-pemain Pahang. Tim akan pulang pagi ini," tulis Fahrizal.
Sedianya Pahang FA melawan Persipura Jayapura dalam pertandingan babak 16 besar piala AFC pada Selasa (26/5/2015), namun laga tersebut batal digelar. (Antara)
Berita Terkait
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Bukan Asal Pilih! John Herdman Bongkar Alasan Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?
-
Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin
-
Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul
-
Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Timnas Indonesia Gagal Lolos, Jay Idzes Justru Nantikan Hal Ini di Piala Dunia 2026
-
Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang
-
Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker
-
Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026
-
Persija Jakarta dan Dewa United Dominasi Skuad Timnas Indonesia Era John Herdman untuk Piala AFF
-
Vietnam Resmi Tambah Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026