Suara.com - Timnas Indonesia U-23 sudah berhasil memimpin 2-0 atas Filipina U-23 pada pertandingan Grup A Sea Games 2015 di Stadion Jalan Besar, Selasa (9/6/2015) malam. Gol Garuda Muda di babak pertama ini diborong oleh Evan Dimas Darmono
Tekanan lebih dulu dilakukan oleh para pemain Filipina di awal pertandingan. Sebuah usaha Gerardo Valmayor lewat tendangannya dari luar kotak penalti masih melambunhg jauh dari sasaran.
Namun Indonesia sudah berhasil memimpin 1-0 saat laga baru berjalan empat menit. Berawal dari sebuah umpan terobosan, Evan Dimas Darmono menusuk ke kotak penalti sebelum menjebol gawang Filipina lewat sepakan kaki kanannya.
Unggul 1-0 membuat Indonesia semakin bersemangat menyerang. Namun para pemain Filipina juga cukup rapat menghadang serangan Timnas U-23. Sebuah tendangan Adam Alis Setyano di menit ke-10 masih belum tepat sasaran
Pada menit ke-13 Indonesia sudah berhasil unggul 2-0. Kembali gol dicetak oleh Evan Dimas di kotak penalti setelah memanfaatkan umpan dari Paolo Sitanggang. Tekanan masih terus dilanjutkan oleh skuat besutan Aji Santoso.
Hansamu Yama Pranata dan juga Ahmad Nufiandani juga memiliki peluang namun belum dapat menambah keunggulan. Namun Filipina juga beberapa kali mencoba membangun serangan namun pertahanan Indonesia masih mampu meredamnya.
Garuda Muda tetap tidak mengurangi tekanannya, termasuk tembakan Muchlis Hading Ning yang masih dapat diblok kiper Florencio Badelic di menit ke-27. Sebuah serangan berbalik berbahaya dilakukan Vamayor namun sepakannya berada tipis di samping gawang.
Pada menit ke-30, Zulfiandi juga nyaris mencetak gol dan Ahmad Nufiandani juga gagal memanfaatkan peluang. Sementara kiper Teguh Aminudin dengan tenang menggagalkan peluang lawan setelah suah berhadapan dengan pemain Filipina di menit ke-42.
Filipina kembali melanjutkan tekanan namun para pemain Indonesia masih mampu mempertahankan keunggulannya 2-0 hingga turun minum.
Tag
Berita Terkait
-
Gempita AFC U-23 dan Kenangan Manis One Hit Wonder Timnas Indonesia karena Tangan Dingin STY!
-
Kaleidoskop Timnas U-23: Batal Juara AFF Cup Hingga Gagal di Sea Games 2025
-
PSSI Target Timnas Raih Emas Sea Games 2025, Indra Sjafri Justru Pesimis!
-
Sea Games 2025: Tak Pasti Diperkuat Pemain Diaspora, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia U-23?
-
Tunjuk Timnas U-23 di Ajang FIFA Matchday, Langkah Bijak atau Blunder PSSI?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD