Suara.com - Kapten tim Brasil Neymar dan striker Kolombia akan absen satu pertandingan namun kemungkinan bisa mendapatkan sanksi tambahan menyusul kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Kolombia di Copa America.
Seperti dilansir situs resmi Copa America 2015, Komite Disiplin Conmebol telah menjatuhkan hukuman satu pertandingan buat Neymar atas sikapnya saat Brasil dikalahkan Kolombia 0-1 di Estadio Monumental, Kamis (18/6/2015) kemarin.
Namun, Komite Disiplin masih akan melanjutkan pertemuan guna menenentukan keputusan terakhir hukuman kepada kapten tim Brasil ini. Itu artinya Neymar masih berpeluang mendapatkan hukuman tambahan atas kartu merah yang didapatnya .
Penyerang berusia 23 tahun itu sebelumnya telah mendapatkan kartu kuning saat babak pertama, dan itu kartu kuning keduanya di fase grup setelah sebelumnya menghadapi Peru.
Otomatis bintang Barcelona ini telah mendapatkan hukuman satu laga. Artinya Neymar harus absen saat Brasil menghadapi Venezuela pada laga menentukan pada hari Minggu waktu setempat.
Namun hukuman satu pertandingan masih keputusan sementara, untuk kemudian ditinjau ulang ketika komite disiplin melakukan pertemuan pada Jumat waku setempat.
Sementara Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) diberikan waktu 24 jam untuk memberikan pembelaanya sebelum Komite Disiplin melakukan pertemuan untuk memutuskan hukuman akhir buat Neymar.
Berita Terkait
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Eks Jenderal TNI Jadi Bos Peruri, Ini Alasan BP BUMN
-
5 Cara Atasi Pompa Air Nyala Tapi Air Tidak Mau Naik, Gratis Tanpa Panggil Tukang Servis