Suara.com - Kapten tim nasional Brasil, Neymar, bersikukuh bahwa dirinya tidak mengerti mengapa dirinya harus menerima kenyataan pahit dengan tidak bisa lagi tampil di Copa America.
Neymar dijatuhi hukuman larangan empat pertandingan oleh CONMEBOL menyusul aksinya saat Brasil menghadapi Kolombia di laga keduanya di babak kualifikasi Grup C. Di akhir pertandingan tersebut, Neymar menendang bola ke arah pemain Kolombia yang mengawali ketegangan antara kedua kubu.
Akibat aksinya itu, Neymar mendapat kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan oleh wasit Enrique Osses.
Menanggapi peristiwa itu, punggawa Barcelona mengaku bahwa dirinya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi.
"Saya menunggu dan bertanya kepada wasit kenapa saya di kartu merah. Kemudian keamanan datang dan membawa saya pergi," aku Neymar.
"Saya sungguh tidak tahu apa yang mereka pikirkan...mereka bilang saya ingin memukulnya atau hal lain dan dia percaya," jelas bintang Los Cules tersebut.
Menurut laporan wasit kepada CONMEBOL, Neymar dituding menuduh Osses mencoba membuat sensasi dengan mengusirnya dan mengambil keuntungan dari hal itu.
Dan CONMEBOL menjatuhkan larangan empat pertandingan kepada Neymar berdasarkan keterangan tersebut. CONMEBOL menyatakan Neymar bersalah karena telah menghina wasit. (Football Espana)
Berita Terkait
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil
-
Neymar Digugat! Perempuan Ini Dipaksa Eks PSG Itu Kerja 16 Jam Sehari Layani 150 Orang
-
Nyaris Gantung Sepatu Usai Cedera, Neymar Bangkit dan Bidik Piala Dunia 2026
-
Neymar Resmi Perpanjang Kontrak, Santos Jadi Klub Terakhir Sebelum Pensiun
-
Pep Guardiola Ungkap Pemain Impian yang Ingin Dilatih, Bukan Cristiano Ronaldo atau Zidane
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions