Suara.com - Paraguay bersiap menghadapi Brasil di babak perempat final Copa America 2015. Meski Brasil tanpa sang kapten, namun para pemain Paraguay tetap mewaspadai serangan lini depan lawannya tersebut yang tetap berbahaya.
Brasil telah dipastikan melanjutkan Copa America tanpa Neymar. Sang kapten Selecao telah meninggalkan skuat setelah Brasil tidak melakukan banding atas hukuman empat pertandingan yang didapatkan Neymar saat menghadapi Kolombia.
Absennya Neymar menjadi keuntungan bagi Paraguay saat kedua tim bertemu di babak perempat final, Minggu (28/6/2015) dini hari WIB. Namun bek Paraguay Bruno Valdez tetap khawatir dengan ancaman serangan Brasil dengan pemain bertalenta lainnya.
"Brasil tanpa Neymar adalah berbeda, namun kami tahu bahwa mereka tetap memiliki pemain yang hebat. Tapi kami tetap tenang dan bekerja untuk mendapatkan hasil,": kata Valdez seperti dilansir Scoresway.
"Melawan Uruguay, kami tahu kami akan memiliki pertandingan dengan banyak seklia kontak. Permainan banyak sekali berhenti karena Uruguay dikenal karena itu.Tapi itu mungkin pengecualian. Kami akan memiliki pertandingan besar melawan Brasil."
Sementara pemenang antara Brasil dan Paraguay akan menghadapi pemenang antara Argentina dengan Kolombia di semifinal. Argentina dan Kolombia saat ini akan melakukan pertandingannya.
Berita Terkait
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Eks Jenderal TNI Jadi Bos Peruri, Ini Alasan BP BUMN
-
5 Cara Atasi Pompa Air Nyala Tapi Air Tidak Mau Naik, Gratis Tanpa Panggil Tukang Servis