Suara.com - Manajemen Persegres Gresik United akan melaporkan mantan pelatihnya yang berinisial AY. Pelaporan itu terkait pencemaran nama baik tim karena dituding melakukan pengaturan skor dalam beberapa pertandingan.
"Mantan pelatih kami berinisal AY menuding ada pengaturan skor dalam beberapa pertandingan, dan itu telah mencemarkan nama baik tim. Tentunya kami sangat kecewa," tegas Sekretaris Persegres Hendri Febri kepada wartawan, Jumat (3/7/2015).
Dia mengatakan, tudingan AY kepada tim kebanggaan warga Kabupaten Gresik itu sangat tidak beralasan. Alasannya selama ini tim bermain sangat bagus, bahkan ketika ditinggal AY bisa tampil lebih bagus.
"Kami menduga yang melakukan pengaturan skor adalah pelatih tersebut, sebab kami manajemen berada di luar sistem. Oleh karena itu, kami berencana membawa ke ranah hukum," ucapnya.
Hendri mengatakan, pengaturan skor dengan iming-iming penyuapan senilai ratusan juta rupiah sangat tidak beralasan. Pasalnya, tim Persegres dibangun dengan biaya yang sangat besar, mencapai Rp20 miliar hingga Rp30 miliar.
"Sangat tidak logis, tim yang dibangun dengan biaya miliaran rupiah harus mengalah hanya demi uang Rp100 juta. Dan kami sangat kecewa dengan apa yang disampaikan AY," katanya.
Manajemen meminta AY melakukan klarifikasi kepada publik terkait tuduhan adanya pengaturan skor pada tim Persegres Gresik.
"Dia (AY) harus segera melakukan klarifikasi, sebab kalau tidak dilakukan kami akan membawa masalah ini ke ranah hukum dengan tuduhan pencemaran nama baik," katanya.
Sebelumnya, mantan pelatih Persegres Gresik berinisial AY mengatakan adanya pengaturan skor saat dia menangani tim berjuluk Laskar "Joko Samudro" itu.
Dia mengatakan, trik pengaturan skor bermula dari kesalahan pemain yang memberikan passing atau mengoper bola kepada rekan satu tim. (Antara)
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?