Suara.com - Hingga 90 menit pertandingan, Cile dan Argentina masih berpeluang sama besar untuk meraih trofi. Berlaga di partai puncak Copa America di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos, kedua tim belum mampu mencetak gol sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Jalannya Pertandingan
Sama-sama bertekad membawa pulang trofi, permainan cepat ditampilkan Cile dan Argentina sejak peluit kick-off dibunyikan. Di 15 menit pertama, Cile lebih aggresif dalam menekan.
Sejumlah peluang pun di dapat, diantaranya di menit ke 11. Namun peluang yang di dapat Arturo Vidal tersebut kandas setelah bola hasil sepakannya masih mampu dibendung Romero.
Argentina mendapat peluang pertamanya di menit 20 melalui aksi Sergio Aguero. Sayang, tandukkan punggawa Manchester City yang menyambut tendangan bebas Lionel Messi, masih mampu dibaca dengan baik oleh Claudio Bravo.
Memasuki menit 29, pergantian pemain dilakukan pelatih Argentina Gerardo Martino. Angel Di Maria yang terlihat kesakitan usai dilanggar Silva digantikan oleh Ezequiel Lavezzi.
Di sisa waktu babak pertama, kedua tim terus bertukar serangan. Namun hingga peluit panjang tanda turun minum dibunyikan wasit, skor kacamata belum berubah.
Tekanan langsung dilancarkan Cile di babak kedua. Dua menit bola bergulir di paruh kedua, Vidal kembali mendapat peluang namun kesempatan itu kandas setelah bola hasil tandukkannya dengan mudah diamankan Romero.
Bermain dengan tempo cepat, jalannya pertandingan semakin memanas. Alhasil dua kartu kuning kembali dikeluarkan wasit bagi dua punggawa tim Tango.
Memasuki pertengahan babak kedua, perubahan strategi mulai dilakukan kedua pelatih dengan melakukan pergantian pemain. Di kubu Argentina, Aguero digantikan oleh Gonzalo Higuain dan Ever Banega masuk menggantikan Javier Pastore. Sementara di kubu tuan rumah, Mati Fernandez masuk menggantikan Valvadia.
Memasuki menit 81, Sanchez nyaris memecah kebuntuan. Menyambut bola lambung yang dilepaskan Isla, Sanchez langsung melepaskan tendangan keras ke sisi kanan gawang Romero namun bola masih melebar tipis dari sasaran.
Di masa injuri, Argentina mendapat peluang emas untuk mengubah papan skor. Sayang, Higuain gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-0 tidak berubah dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Susunan Pemain:
Chile (4-3-1-2): Bravo; Isla, Medel, Silva, Beausejour; Vidal, Diaz, Aranguiz; Valdivia; Vargas, Sanchez.
Cadangan: Garces, Mena, Albornoz, Fuenzalida, Pinilla, Rojas, Fernandez, Pizarro, Gutierrez, Henriquez, Herrera.
Argentina (4-3-3): Romero; Zabaleta, Demichelis, Otamendi, Rojo; Biglia, Mascherano, Pastore; Messi, Aguero, Di Maria.
Cadangan: Marchesin, Garay, Roncaglia, Gago, Pereyra, Higuain, Guzman, Casco, Tevez, Banega, Lamela, Lavezzi.
Berita Terkait
-
Kisah Adriano Sang Kaisar: Dianggap Dibunuh Gangster hingga Hilang di Piala Dunia 2022
-
Banyak Kontroversi, Ketum PSSI-nya Kolombia Ogah Mundur: Merasa Dilindungi Presiden
-
Wakil Menpora Dipecat usai Paksa Messi Minta Maaf Soal Rasisme!
-
Skandal Nyanyian Rasis Enzo Fernandez Berbuntut Panjang, Berujung Didepak dari Chelsea?
-
Heboh Nyanyian Rasis Pemain Argentina untuk Timnas Perancis: 'Ibu Mereka Orang Nigeria'
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Ini Alasan Sebenarnya Mathew Baker Dipanggil ke Timnas Indonesia Senior
-
Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?
-
Kaget Lihat Performa Marselino Ferdinan, John Herdman: Saya Benar-benar Melihat...
-
Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain
-
Rizky Ridho Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?