Suara.com - Musim 2014/15 menjadi akhir pengabdian sejumlah pemain legendaris di liga-liga besar Eropa, khususnya La Liga dan Liga Premier. Para pemain legendaris yang telah mencicipi banyak gelar baik di kancah domestik maupun Eropa bersama klub-klub papan atas tempat mereka mengabdi tersebut musim depan akan megenakan jersey berbeda.
Para pemain tersebut mayoritas hijrah ke liga yang kurang mendapat sorotan dunia. Dan tidak bisa dipungkiri, bermain di liga-liga yang kalah tenar sangat rentan menjadikan para pemain legendaris tersebut dilupakan. Berikut lima pemain legendaris yang mungkin akan segera terlupakan.
1. Iker Casillas
Musim depan Iker Casillas dipastikan tidak lagi menjadi kapten Real Madrid. Penjaga gawang yang telah banjir trofi bersama Los Blancos itu, musim depan akan berseragam FC Porto.
Casillas pergi meninggalkan Madrid setelah 25 tahun membela klub tersebut. Membela tim senior Madrid sejak 1999 hingga 2015, Casillas telah meraih 18 trofi.
Diantaranya adalah lima trofi La Liga dan tiga trofi Liga Champions. Sedangkan bersama timnas Spanyol, Casillas memimpin rekan-rekan meraih dua trofi Piala Eropa (2008 dan 2012) dan satu trofi Piala Dunia (2010).
2. Steven Gerrard
Di Liga Premier, Steven Gerrard menjadi salah satu legenda yang meninggalkan klubnya di akhir musim 2014/15. Setelah 17 tahun, Gerrard meninggalkan Liverpool dan merumput di MLS bersama LA Galaxy.
Bersama LA Galaxy, Gerrard baru saja melakoni debutnya pada Minggu (12/7/2015) WIB. Nyaris mencetak gol saat menghadapi Club America di laga perdana turnamen pramusim bertajuk International Champions Cup 2015, Gerrard banjir pujian.
Patut diingat bahwa selama 17 tahun membela The Reds, Gerrard belum pernah meraih trofi Liga Premier. Trofi paling bergengsi yang pernah diraihnya bersama Liverpool adalah trofi Liga Champions di tahun 2005.
3. Xavi Hernandez
Selain Casillas, Xavi Hernandez juga menjadi salah satu legenda La Liga yang mengakhiri kiprahnya di Spanyol di akhir musim 2014/15. Mengantar Los Cules meraih treble, Xavi menutup kisahnya di Barcelona dengan manis.
17 musim membela Barcelona, banyak gelar yang telah diraih pemain yang memilih melanjutkan karirnya di Qatar tersebut. Tercatat, Xavi turut mengantar Barcelona merengkuh 23 trofi.
Yaitu delapan trofi La Liga, tiga trofi Liga Champions, dua Piala Raja, enam Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa dan dua trofi Piala Dunia Antarklub.
4. Petr Cech
Petr Cech menjadi salah satu pemain legendaris yang berganti seragam di akhir musim 2014/15. Penjaga gawang yang telah 11 tahun membela Chelsea, memilih meninggalkan The Blues dan bergabung dengan Arsenal.
Dengan koleksi empat trofi Liga Premier dan satu trofi Liga Champions, Cech merupakan penjaga gawang paling sukses di Chelsea.
5. Didier Drogba
Pemain legendaris lainnya yang hengkang di akhir musim 2014/15 adalah Didier Drogba. Drogba yang merupakan pemain dengan nama besar di Chelsea kembali meninggalkan Stamford Bridge usai mengantar The Blues mengunci trofi Liga Premier.
Sebelum kembali ke Stamford Bridge di musim 2014/15, Drogba pernah membela The Blues selama delapan musim, sejak tahun 2004 hingga 2012.
Delapan musim berseragam The Blues, Drogba banjir prestasi. Sebanyak 11 gelar telah dipersembahkannya kepada The Blues, termasuk tiga gelar Liga Premier dan satu gelar Liga Champions.
BACA JUGA:
5 Striker Chelsea Siap Pertahankan Gelar
Warisi Nomor 9 Chelsea, Ini Persamaan Falcao dengan Torres
Berita Terkait
-
Jordi Cruyff Siapkan Kejutan Besar di Ajax, Maarten Paes Bakal Dilatih Xavi Hernandez?
-
Legenda Liverpool Murka dengan Ocehan Arne Slot soal Liga Champions
-
Liverpool Disebut Bakal Contek Cara Manchester United: Pecat Slot Angkat Gerrard sebagai Interim
-
Steven Gerrard Peringatkan Arteta Usai Arsenal Gagal Menang atas Nottingham
-
Xavi Buka Pintu ke Manchester United: Saya Ingin Berkarier di Premier League
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Masa Depan Suram, Elkan Baggott Disarankan Angkat Kaki dari Ipswich Town
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto