Bola / Bola Indonesia
Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB
Striker keturunan Depok, Dean Zandbergen bersyukur belum memegang paspor Indonesia saat skandal paspor mengguncang Belanda. Namun tekadnya bela Timnas tetap bulat.[Instagram Dean Zandbergen]
Baca 10 detik
  • Dean Zandbergen merasa lega belum mengantongi paspor Indonesia karena sukses terhindar dari polemik larangan bermain akibat skandal paspor di kompetisi Belanda.
  • Meskipun sempat ragu dengan polemik regulasi KNVB, striker VVV Venlo tersebut tetap teguh pada impian utamanya untuk berseragam Timnas Indonesia di masa depan.
  • Berbekal ketajaman mencetak 13 gol musim ini serta garis keturunan asal Depok, Zandbergen dinilai menjadi opsi penyerang yang sangat ideal bagi skuad Garuda.

Suara.com - Pemain Keturunan Depok Senang Belum Dinaturalisasi Timnas Indonesia di Tengah Skandal Paspor

Skandal paspor atau passportgate yang sempat mengguncang kompetisi sepak bola Belanda ternyata membawa kelegaan tersendiri bagi penyerang keturunan Depok, Dean Zandbergen.

Striker tajam milik klub VVV Venlo ini secara terang-terangan mengaku bersyukur belum menyelesaikan proses naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia di saat polemik administrasi tersebut sedang memanas.

Sikap lega ini muncul karena ia berhasil terhindar dari ancaman larangan bertanding yang sempat menghantui puluhan pemain keturunan dari berbagai negara akibat regulasi liga domestik.

Lolos dari Efek Domino Passportgate

Krisis gol Timnas Indonesia segera teratasi! PSSI kini memantau dua mesin gol keturunan, Dean Zandbergen (dalam foto) dan Luke Vickery, untuk dinaturalisasi demi pertajam skuad Garuda. [Dok. Instagram Dean Zandbergen]

Polemik administrasi yang sangat rumit ini bermula ketika manajemen klub NAC Breda melayangkan protes resmi kepada KNVB terkait dugaan penggunaan pemain tidak sah oleh kubu Go Ahead Eagles.

Kasus yang menyeret nama pemain keturunan, Dean James, tersebut langsung memicu efek domino yang merugikan banyak pihak di ekosistem sepak bola Negeri Kincir Angin.

Akibat aduan tersebut, sejumlah pemain berdarah campuran dari Indonesia, Suriname, hingga Tanjung Verde terpaksa harus menepi sementara dari lapangan hijau akibat ketidakjelasan status dokumen imigrasi mereka.

Beruntungnya, pihak federasi sepak bola Belanda alias KNVB pada akhirnya memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi hukum apa pun kepada klub maupun para pemain yang bersangkutan.

Baca Juga: Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia

Situasi karut-marut inilah yang diamati secara saksama oleh Zandbergen yang diketahui memiliki ikatan darah Nusantara dari sang ibu kandung yang berasal dari Kota Depok, Jawa Barat.

Pantau Kasus Tanpa Kehilangan Hasrat

Berbicara dalam sebuah wawancara eksklusif bersama kanal FC Afkicken pada 8 April 2026, Zandbergen mengaku terus mengikuti perkembangan kasus birokrasi sepak bola tersebut secara intens.

"Ya, memang dengan seluruh itu, wajar saja kalau kamu berpikir, apakah ini keputusan yang tepat untuk diambil sekarang?"

Pemain muda ini merasa bersyukur karena jika ia sudah memegang identitas kewarganegaraan Indonesia lebih awal, besar kemungkinan namanya akan ikut terseret dalam pusaran investigasi liga.

"Jadi di satu sisi aku justru senang bahwa aku belum memiliki paspor (Indonesia) itu. Karena kalau sudah, kamu juga akan menghadapi semua keributan itu," tambahnya.

Load More