Suara.com - Hari ini, 46 tahun yang lalu, Tito Vilanova lahir di Bellcaire d'Empordà , Spanyol. Pemilik nama lengkap Francesc "Tito" Vilanova i Bayo ini adalah mendiang asisten pelatih Barcelona yang mempersembahkan 14 gelar bagi tim Katalan.
Tahun 2012 jadi awal kariernya sebagai pelatih Azulgrana, menggantikan Pep Guardiola yang memutuskan berhenti. Di bawah asuhannya, Barcelona meraih gelar La Liga untuk ke-22 kalinya. Namun, baru semusim melatih, penyakit yang menggerogoti tubuhnya memaksanya menyerahkan kursi pelatih Barca kepada Gerardo Martino.
Vilanova pun akhirnya tutup usia pada 25 April 2014 karena komplikasi kanker kelenjar parotis. Jadi salah satu sosok yang dihargai oleh pemain, ofisial, hingga fans, nama Vilanova diabadikan jadi nama stadion latihan Barca.
Vilanova mengawali kariernya di lapangan hijau sebagai pemain. Vilanova pernah bergabung dengan tim muda Barcelona. Tak kunjung menembus tim utama, Vilanova pilih hengkang dari Barca. Vilanova mencoba peruntungan di UE Figueres dan membawa tim kasta kedua itu finis di peringkat tiga Divisi Dua Spanyol.
Pindah ke tim divisi utama Celta de Vigo, Vilanova lagi-lagi tak dapat peluang tampil di tiga musimnya. Angkat kaki dari Celta de Vigo, Tito kembali turun kasta, bergabung dengan Badajoz, lalu pindah ke Mallorca, dan berturut-turut ke Lleida dan Elche. Tahun 2001, ia memutuskan pensiun setelah setahun memperkuat UDA Gramenet.
Tahun 2003, Vilanova terjun ke dunia kepelatihan. Ia menangani Palafrugel, sebuah tim divisi empat Spanyol. Layaknya orang yang baru belajar di bidang baru, timnya terlempar ke Primera Catalana, kasta kompetisi Spanyol yang lebih rendah. Pintu kesuksesan itu mulai terbuka baginya saat menjadi asisten Pep Guardiola di Barcelona B. Tahun 2008, duet Pep dan Vilanova dipromosikan ke tim utama Barca. Musim pertama, keduanya mempersembahkan enam trofi. Di bawah asuhan mereka, Blaugrana jadi klub La Liga pertama yang merengkuh treble, yakni trofi Copa del Rey, gelar La Liga, serta trofi Liga Champions.
Vilanova dikenal punya hubungan dekat dengan para pemainnya, tak terkecuali Lionel Messi, sang bintang Barcelona. Bahkan konon, Messi sampai enggan meninggalkan Barca hanya karena menuruti permintaan terakhir Vilanova sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC
-
Hong Kong Ikut? FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Menjadi Dua Divisi
-
Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?
-
Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin
-
Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul
-
Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Timnas Indonesia Gagal Lolos, Jay Idzes Justru Nantikan Hal Ini di Piala Dunia 2026
-
Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang
-
Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker
-
Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026