Suara.com - Arema Cronus Indonesia Malang mengandaskan tim tamunya Bali United 2-1 dalam laga leg pertama babak perempat final Piala Presiden 2015 yang digelar di Stadion kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2015).
Dua gol Arema yang menjebol gawang Bali United yang dikawal I Ngurah Komang dilesakkan Hendro Siswanto pada menit ke-76 dan Samsul Arif pada menit ke-88. Sementara gol tunggal Bali United yang mampu menerobos gawang I Made Wardhana diceploskan Lerby Aliandri pada menit ke-66 melalui titik penalti.
Sejak "kick off" babak pertama, kedua tim langsung menggebrak dan memperagakan serangan-serangan membahayakan, bahkan belum genap satu menit, gawang Arema sudah terancam. Jual beli serangan pun tak terhindarkan. Sejumlah peluang emas juga tercipta dari kaki pemain kedua tim.
Serangan demi serangan, peluang demi peluang terus tercipta. Namun, peluang Arema yang tercipta lebih banyak dan membahayakan gawang Bali United, namun sayang para pemain Arema, baik Cristian Gonzales maupun Arif Suyono selalu terjebak "offside" yang diciptakan anak asuh Indra Syafrie tersebut.
Hanya saja, permainan cepat dan keras yang diperagakan pemain kedua tim, tak satupun berbuah gol ke gawang masing-masing lawan. Bahkan, hingga wasit Muslimin meniup peluit panjangnya tanda babak pertama berakhir pun masih tetap dengan skor 0-0.
Memasuki 45 menit babak kedua, kedua tim masih memperagakan permainan cepat dan keras. Jual beli serangan pun masih tetap mewarnai laga tersebut. Peluang demi peluang juga terus tercipta dari kedua tim, namun lini belakang kedua tim juga masih terlalu kokoh untuk diterobos kedua tim tersebut.
Pada menit ke-50, Arema terus menekan dan melakukan serangan bertubi-tubi, namun lini pertahanan yang dibangun Bali United masih terlalu kokoh, sehingga gagal dibongkar anak asuh Joko Susilo itu. Pada menit ke-54, Cristian Gonzales mampu menerobos lini belakang Bali United dan menjebol gawang I Ngurah Komang, namun sayang gol Gonzales itu dianulir wasit Muslimin karena pemain naturasilali itu dalam posisi offside.
Jual beli serangan kembali tersaji, bahkan serangan balik Bali United yang digalang Bayu Gatra mampu memorak porandakan benteng pertahanan Arema hingga memasuki area terlarang. Fabiano Beltrame akhirnya menghentikan laju serangan Bayu Gatra yang akhirnya terjatuh di kotak penalti, sehingga wasit Muslimin menunjuk titik putih di kotak penalti.
Lerby Aliandry yang ditunjuk sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Dengan tenang Lerby melesakkan bola ke gawang I Made Wardhana dan gol. Skor berubah menjadi 0-1 pada menit ke-66 untuk Bali United.
Tertinggal 0-1 membuat anak asuh Joko Susilo meningkatkan tensi permainan dan serangannya. Dan, upaya itu membuahkan hasil karena 10 menit berselang setelah kebobolan, Hendro Siswanto menjebol gawang Bali United setelah mendapatkan umpan dari Samsul Arif, skor pun berubah menjadi imbang 1-1.
Gol balasan yang dilesakkan Hendro Siswanto mampu memompa semangat rekan-rekannya, bahkan menjelang berakhirnya pertandingan babak kedua, dengan skill individunya yang cukup mumpuni, Samsul Arif menambah keunggulan bagi Arema pada menit ke-88. Hingga babak kedua berakhir skor menjadi 2-1 untuk Arema. (Antara)
Berita Terkait
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial