Suara.com - Hari ini, 31 tahun yang lalu, Thiago Silva lahir di Rio de Janeiro, Brasil. Pemilik nama lengkap Thiago Emiliano da Silva ini adalah bek asal Negeri Samba yang kini memperkuat lini belakang Paris Saint-Germain.
Salah satu bek terbaik yang berlaga di Ligue 1 Prancis, itulah Silva. Setelah menepi enam pekan sejak bergulirnya musim 2015/2016, Silva kembali merumput. Dengan Silva bertugas di garis pertahanan, Les Parisiens tak pernah kalah di enam laga terakhir, di mana empat diantaranya menang dengan clean sheet, sementara dua lainnya seri.
Bek bertinggi badan 183 sentimeter ini memang amat diandalkan di garis pertahanan. Pada awal kebersamaannya dengan PSG di musim 2012, Silva langsung menunjukkan kelasnya. Pada 14 dari 22 liga yang ia mainkan, PSG tak kebobolan satu gol pun.
Tiga musim merumput di Parc des Princes, tiga kali pula dirinya mencicipi trofi juara Ligue 1. Kini, di bawah asuhan pelatih Laurent Blanc, Silva dan kolega mengincar trofi musim 2015/2016.
Tembok bata yang kokoh, demikian julukan yang didapat Silva dari para fans PSG. Seakan mampu meramal pergerakan penyerang lawan, Silva selalu ada di posisi yang tepat untuk menghalau dan mematahkan serangan musuh.
Bersinar di liga domestik, Silva tak boleh lengah di Liga Champions. Pasalnya, bukan tak mungkin kapten timnas Brasil itu harus bekerja ekstra keras demi menghalau striker-striker klub-klub raksasa Eropa macam Barcelona, Real Madrid, dan Chelsea.
Adalah Fluminese, klub pertama yang jadi batu loncatan Silva untuk masuk ke dunia sepak bola profesional. Pindah dari satu klub ke klub lainnya, Silva dapat peluang ke Eropa saat memperkuat Juventude.
Terbang ke Portugal untuk memperkuat Porto B, Silva lalu pindah ke Dynamo Moskow setahun kemudian. Sempat dua tahun pulang ke kampung untuk kembali memperkuat tim lamanya, Fluminense, Silva dibeli Milan pada tahun 2009.
Tiga musim berseragam Rossonerri, Silva kian matang. Sukses mempersembahkan gelar Scudetto Serie A musim 2010/2011, Silva membuat PSG kepincut. Pemain itu pun pindah ke Paris pada akhir musim 2011/2012.
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC
-
Hong Kong Ikut? FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Menjadi Dua Divisi
-
Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?
-
Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin
-
Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul
-
Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Timnas Indonesia Gagal Lolos, Jay Idzes Justru Nantikan Hal Ini di Piala Dunia 2026
-
Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang
-
Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker
-
Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026