Suara.com - PSM Makassar tetap menargetkan menjadi juara meski hanya menggunakan para pemain muda dari tim U-21 pada turnamen sepak bola Habibie Cup di Stadion Gelora Mandiri Parepare, Sulawesi Selatan, 28 Oktober - 10 November 2015.
Manajer tim PSM Ramli Manong di Makassar, Selasa (20/10/2015), mengatakan manajemen tim memang sudah memutuskan untuk menurunkan pemain muda dengan alasan sebagai pembinaan sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi para pemain.
"Ketika kita memutuskan ikut turnamen Habibie Cup maka tujuan kita tentu untuk juara. Kami tidak akan melakukan revisi target hanya karena menggunakan pemain dari PSM U-21," katanya.
Mengenai peluang untuk menjadi juara, memang belum tertutup. Namun jika melihat kondisi lawan yang begitu berambisi dengan mendatangkan banyak pemain bintang, maka target itu tentu akan lebih sulit tercapai, katanya.
Bahkan jika tim Juku Eja turun dengan pemain senior seperti Syamsul, Aditya Putra Dewa, Ardan Aras, Rasyid Bakri dan sebagainya, juga tentu masih akan kesulitan bisa merebut piala Mantan Presiden RI Bacharuddin Jusuf (B.J) Habibie tersebut.
Salah satu alasan tentu kembali ke komposisi skuad yang dimiliki sejumlah tim di Habibie Cup seperti halnya Sidrap United dan tuan rumah Persipare. Sidrap United telah mendatangkan sejumlah pemain bintang di antaranya Markus Haris Maulana, Ponaryo Astaman, hingga pemain asing Otavio Dutra.
Begitupun dengan tuan rumah Persipare yang mendaratkan Hamkah Hamzah (PBFC), Asri Akbar, Faturrahman (Sriwijaya FC), Harianto (Persik Kediri), Emile Bertrand Mbamba (Persebaya Surabaya) serta Firman Utina, dan Zulham Zamrun yang merupakan pemain Persib Bandung.
"Namun kita tentu optimistis bisa bersaing. Apalagi kami juga masih menurunkan pemain seperti Muchlis Hadi Ning dan Maldini Pali untuk memperkuat tim. Saya kira tidak ada masalah dengan kekuatan tim yang kita miliki," jelasnya.
Selain mengandalkan pengalaman dan kualitas dua mantan pemain timnas U-19 itu, kata dia, para pemain muda PSM juga memiliki kualitas. Apalagi pihaknya sudah melakukan persiapan yang cukup lama sehingga kekompakan tim lebih maksimal.
Kondisi itu, menurut dia,berbeda dengan tim lain yang meski banyak mendatangkan pemain bintang namun tidak akan maksimal karena persiapan tim yang sempit.
"Sepak bola itu permainan tim bukan orang per orang. Intinya kami tetap berupaya untuk bisa tampil sebagai juara di turnamen Habibie Cup 2015," ujarnya.
Sebelumnya, PSM Makassar tetap berupaya menggabungkan antara peman senior dan junior di turnamen tersebut. Namun rencana itu belakangan berubah dengan alasan lebih mengutamakan pembinaan untuk pemain muda.
"Tentu kita mengincar kado istimewa untuk peringatan 100 tahun lahirnya PSM. Kita berharap seluruh pemain bisa tampil maksimal dan membawa piala Habibie ke Makassar," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persita: Duel Sesama Tim Terluka
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Rekan Lionel Messi Akhirnya Debut! Girang Sentuh Rumput JIS Bareng Persija Jakarta
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC
-
Akhirnya Mauro Zijlstra Tumbang
-
Cerita Pemain Keturunan Bikin Cristiano Ronaldo Naik Pitam Gegara Hal Sepele
-
Prediksi Timnas Indonesia Bakal Main di Stadion Mana di Piala Asia 2027
-
Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo