Suara.com - Pelaksanaan Turnamen Habibie Cup di Stadion Gelora Mandiri Parepare, Sulawesi Selatan, 28 Oktober - 10 November 2015, terancam diundur akibat kabut asap yang "menyerang" daerah itu sejak tiga hari terakhir.
Sekretaris Panpel Habibie Cup 2015 Ibrahim Manisi saat dihubungi dari Makassar, Minggu, mengatakan pihaknya belakangan ini memang lebih rutin melakukan pemantauan untuk melihat kondisi terkait ketebalan asap khususnya di sekitar stadion.
"Pada pagi hari itu memang kondisi asapnya kelihatan cukup tebal. Namun ketika memasuki sore hari sudah mulai berkurang karena tertiup angin. Soal asapnya dari mana, saya sendiri tidak tahu pasti namun informasinya dari Kalimantan," jelasnya.
Mengenai kemungkinan pengunduran jadwal pelaksanaan Habibie Cup 2015 karena masalah asap di Parepare, pihaknya berharap hal itu tidak sampai terjadi. Panitia juga akan terus melakukan berbagai upaya agar jadwal pelaksanaan turnamen bisa diselenggarakan sesuai rencana.
Untuk saat ini, menurut dia, kondisi asap di daeraih itu memang belum sampai menggangu persiapan pelaksanaan turnamen yang memperebutkan piala bergilir mantan Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf (B.J) Habibie tersebut.
Bahkan tim tuan rumah Persipare juga tetap menjalankan program latihan secara teratur demi menjaga peluang tim itu meraih hasil maksimal.
"Mudah-mudahan kondisinya (asap) tidak mengalami peningkatan pada hari-jari ke depan sehingga pelaksanaan turnamen bisa kita gelar sesuai jadwal. Kami juga akan terus menjalin koordinasi dengan pihak pemerintah terkait masalah ini," katanya.
Untuk pelaksanaan Turnamen Habibie Cup 2015 ini akan diikuti sebanyak 12 tim yang terdiri dari sembilan tim di Sulsel dan tiga tim yang berasal dari luar Sulsel.
Adapun sembilan tim dari Sulsel masing-masing PSM Makassar, Persibone, Gasma Enrekang, Gaswa Wajo, Persidrap Sidrap, Persim Maros, Perssin Sinjai, Persiban Bantaeng serta Persipare Parepare selaku tuan rumah.
Sedangkan tiga tim dari luar Sulsel yang juga siap bersaing yakni PS Sandeq Polman (Sulbar), PS Asa FC (Sulbar) serta Jafpa Palu.
"Dari 12 tim yang berlaga pada umumnya akan diperkuat beberapa pemain dari ISL. Kami tentu mengapresiasi komitmen tim yang begitu serius menghadapi turnamen Habibie Cup 2015," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini