Suara.com - Jose Mourinho berkata bahwa dia bisa jadi harus bersembunyi di keranjang cucian ketika terkena skors larangan memasuki stadion 10 tahun silam. Namun pada Sabtu ini, dia mengaku mungkin saja dapat ditemui di persimpangan jalan dekat markas Stoke City.
Mourinho tidak akan diizinkan memasuki Stadion Britania untuk pertandingan Liga Utama Inggris, setelah ia memutuskan tidak melakukan banding terhadap skors satu pertandingan yang dijatuhkan kepadanya, akibat komentar-komentarnya kepada wasit saat turun minum ketika timnya kalah dari West Ham United bulan lalu.
Ia akan ikut pergi dengan tim, namun ia akan harus mencari cara lain untuk berkomunikasi dengan timnya, yang kini tengah mencoba memperbaiki diri untuk menyambut tiga angka.
Mourinho menolak untuk mengonfirmasi pada konferensi pers Jumat, perihal apakah ia akan mencoba mencari celah dari larangan mendatangi stadion dengan bersembunyi di keranjang cucian seperti yang ia sampaikan pada 2005 pada perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich.
Saat ditanyai apakah ia akan mengakali larangan mendatangi stadion, ia berkata, "Saya akan pergi dengan para pemain dan akan bersama dengan mereka sampai ketika seseorang menghentikan saya, yang berpikir bahwa saya telah melanggar batas lapangan atau stadion atau fasilitas."
"Saya belum tahu di mana saya akan menyaksikan pertandingan. Mungkin saya duduk di persimpangan jalan dengan iPad saya, saya belum tahu. Mungkin bahkan saya tidak menyaksikan pertandingan, sebab saya tidak dapat berhubungan (dengan para asisten saya), maka apa gunanya?" ujarnya lagi.
Mourinho berkata bahwa ia telah mendiskusikan semua skenario dengan para asistennya Steve Holland, Rui Faria, dan Silvino Louro untuk pertandingan Sabtu, dan akan bertanggung jawab penuh terhadap apa yang terjadi meski dirinya absen.
"Jika setelah sepuluh menit kami bermain dengan tujuh orang, para asisten saya tidak akan bersiap untuk itu dan mereka akan harus memutuskannya sendiri," kata Mourinho.
"Kami telah mencermati skenario-skenario paling hebat, Anda dapat membayangkan dari menang 4-0, kalah 0-4, dan di antaranya Anda memiliki 1.000 opsi, cedera, kartu merah terhadap kiper, bek kanan, penyerang, pemain sayap, kami telah memikirkannya dan mempersiapkannya," ujarnya.
"Apa yang paling penting adalah bahwa para pemain dan asisten merasa terlindungi dengan fakta bahwa itu merupakan tanggung jawab saya dan itu bukan hanya untuk para pemain untuk bermain dan untuk para asisten untuk bersama mereka dan untuk mendukung mereka," lanjutnya.
Mourinho, yang tim asuhannya telah kalah enam kali dari 11 pertandingan pembuka di Liga Utama Inggris dan kini menghuni peringkat ke-15, berkata bahwa dirinya tidak akan melakukan banding terhadap hukuman karena "bodoh untuk berjuang pada perjuangan yang Anda tahu bahwa Anda akan kalah." Namun dia mengindikasikan bahwa akan ada lebih banyak pelatih yang diskors dari stadion jika tren ini berlanjut.
"Skors-skors stadion semestinya terkait dengan sesuatu yang benar-benar serius pada masalah agresifitas. Ini hanya terkait dengan kata-kata, untuk mengajukan keluhan," ucapnya.
"Di masa yang akan datang skors-skors stadion akan banyak terjadi kecuali asosiasi kami dan di seluruh Eropa menanyai cara yang sangat serius dan legal mengenai hak-hak para pelatih," sambungnya. [Antara/Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tanpa Ampun, Vietnam Bantai Timor Leste 10-0
-
Striker Andalan Siap 100 Persen, Persib Bandung Percaya Diri Sikat Dewa United?
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!
-
Roy Keane Desak Declan Rice Tampil Lebih Barbar Saat Man City vs Arsenal
-
Pelatih Persib Heran dengan Dewa United: Skuad Mewah Posisi Papan Tengah
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions, Florentino Perez Ngamuk di Ruang Ganti
-
Deretan Bintang Timnas Indonesia yang akan Absen di Piala AFF 2026
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan