Suara.com - Persipasi Bandung Raya sukses menaklukkan Persegres Gresik United pada babak penyisihan grup A Piala Jenderal Sudirman. Pada laga di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (22/11/2015), diwarnai "hujan" kartu kuning dan kartu merah.
Wasit Agus Fauzan yang dipercaya memimpin laga selama 90 menit tersebut, terpaksa harus mengeluarkan sembilan kartu kuning dan dua kartu merah, akibat kerasnya permainan yang diterapkan kedua tim yang akhirnya dimenangkan PBR dengan skor akhir 3-2.
Tiga gol PBR yang mengoyak jala gawang Persegres masing-masing dilesakkan oleh Kim Jefry Kurniawan pada menit ke-35, Rachmad Hidayat pada menit ke-47 dan Ibrahim Conte pada menit ke-58. Sedangkan dua gol Persegres yang membobol gawang PBR yang dikawal Firmansyah itu dilesakkan Jefry Kurniawan pada menit ke-14 dan Ade Suhendra menit ke-88.
Sejak "kick off" babak pertama, permainan cepat dan keras sudah ditunjukkan oleh kedua tim. Saling serang pun juga diperagakan kedua tim, namun menit-menit awal masih belum menunjukkan performa yang sesungguhnya, sehingga pola dan teknik permainan pun belum terlihat.
Namun, memasuki 10 menit kedua, baik PBR maupun Persegres secara perlahan mulai menemukan pola permainannya dan menit ke-14, Persegres melalui kepiawaian Jefry Kurniawan mampu memjebol gawang PBR dan skor pun berubah menjadi 0-1.
Tertinggal 0-1 tak menyurutkan semangat para pemain PBR, bahkan sebaliknya serangan demi serangan terus dilakukan dan akhirnya FX Yanuar yang menjadi palang pintu bagi Persegres justru "handsball" di area terlarang, sehingga wasit Agus Fauzan pun menunjuk titik putih penalti. Kim Jefry Kurniawan yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-35.
Waktu normal yang terisa 10 menit pada babak pertama tak disia-siakan kedua tim, keduanya saling serang, namun hingga 45 menit babak pertama berakhir dan wasit Agus Fauzan meniup peluit panjangnya skor masih tetap 1-1.
Memasuki 45 menit babak kedua, kedua tim juga langsung menunjukkan permainan menyerang, bahkan cenderung keras dan cepat. Namun, PBR lebih beruntung, dua menit setelah "kick off" babak kedua (menit ke-47) mampu menggandakan pundi-pundi golnya melalui kakli Rachmad Hidayat.
Jual beli serangan pun kembali terjadi, hanya saja kokohnya lini pertahanan PBR membuat Bima Sakti dan kawan-kawan kesulitan memasuki area kotak terlarang, bahkan setelah gol kedua, Persegres kembali kebobolan pada menit ke-58 melalui sontekan Ibrahim Conteh.
Meski PBR sudah kehilangan Choirul karena diganjar kartu merah oleh wasit Agus Fauzan, para pemain Persegres masih kesulitan menaklukkan lini belakang PBR. Setelah kehilangan Choirul, tak lama kemudian, PBR kembali harus kehilangan pemain belakangnya, yakni Riyandi Rama yang juga dihadiahi kartu merah setelah menerima kuning kedua karena mengganjal pemain Persegres, Riko Simanjuntak, di kotak penalti.
Akibatnya, selain Riyandi harus keluar lapangan dan PBR bermain hanya sembilan orang, Persegres mampu memperkecil ketertinggalannya setelah Ade Suhendra sukses menjebol gawang PBR melalui titik penanlti pada menit ke-88. Skor 3-2 tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir. (Antara)
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Real Madrid Bidik Pedri! Florentino Perez Ingin Ulangi Saga Transfer Luis Figo
-
Kejutan! PSIM Yogyakarta Pinjamkan Erwan Hendarwanto ke Garudayaksa FC
-
Viral! Lamar Kekasihnya Sesama Laki-laki di Stadion, Wasit Jerman Jadi Serangan Brutal
-
Arne Slot Murka! Keputusan Wasit soal Mo Salah Dianggap Jadi Biang Kekalahan Liverpool
-
Tekuk Liverpool di Anfield, Roy Keane Hardik Pemain Manchester City Tak Hormati Lawan
-
Jelang 16 Besar ACL 2, Bojan Hodak Bicara Mengenai Kekuatan Ratchaburi FC
-
Duel Udara Oke, Tackling Bersih! Profil Sebas Ditmer Bek Keturunan Indonesia di PSV Eindhoven
-
Kendal Tornado FC Datangkan Yulfikar Mansyur dari Persis Solo
-
Banyak Pemain Naturalisasi Main di BRI Super League, Arya Sinulingga: Banyak Teori Konspirasi!
-
Jumlah Followers di IG Meledak! STY Minggir Dulu, Hector Souto Idola Baru Indonesia