Suara.com - Tim asal Kalimatan Selatan, Mitra Kukar, meraih kemenangan melawan Semen Padang lewat drama adu penalti dengan skor 5-4 pada pertandingan Grup B turnamen Piala Jenderal Sudirman Cup 2015.
Pada pertandingan di Stadion Kapten Diptha, Gianyar, Bali, Senin (23/11/2015) Sore, kedua tim harus menentukan pemenang lewat drama adu penalti setelah melakukan setelah pertandingan 2x45 menit kedudukan tetap imbang 0-0.
Pada babak pertama, kedua tim saling memberikan serangan ke jantung pertahanan lawannya, namun tidak ada satu gol pun tercipta hingga waktu 45 menit babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, anak asuh Nil Maizar (Semen Padang) mendominasi permainan dibandingkan Mitra Kukar. Namun, tidak ada satu gol pun yang tercipta hingga wasit Jumadi Effendi meniup peluit panjang skor tetap bertahan 0-0, sehingga dilanjutkan dengan babak adu penalti.
Kemudian laga dilanjutkan dengan drama adu penalti, dimana lima penendang dari Mitra Kukar yakni Dinan Javier, Michael Orah, Yanto Rudolf, Patric Do Santos dan Abdul Gamal berhasil mencetak gol kemenangan untuk timnya.
Penendang Mitra Kukar Bahtiar gagal melakukan eksekusi penalti itu dalam laga itu karena mampu ditepis penjaga gawang Semen Padang Jandia Eka Putra.
Sedangkan, empat eksekutor dari Semen Padang yang berhasil mencetak gol yakni Adi Nugroho, Ricky Ohorela, James Koko Lomel dan Vendry Mofu. Sedangkan, dua pemain Semen Padang yang gagal melakukan eksekusi pinalti yakni Nur Iskandar dan Fajar Legian.
Dalam laga itu, wasit mengeluarkan empat kartu kuning yang masing-masing diberikan kepada tiga pemain Mitra Kukar yakni Rodrigo Do Santos, David Maulana dan Patric Do Santos. Satu kartu kuning untuk Semen Padang diberikan kepada Yu Hyun Ko.
Dengan hasil itu, posisi sementara di puncak klasemen Grup B diraih Mitra Kukar dengan raihan enam poin diikuti PSM Makasar (empat poin) posisi kedua, Semen Padang (tiga poin) posisi ketiga, Persipura Jayapura (tiga poin) posisi keempat, Bali United (dua poin) posisi kelima. (Antara)
Berita Terkait
-
Carlos Pena Ingatkan Persita Waspada Misi Bangkit Semen Padang demi Keluar dari Zona Degradasi
-
Alasan Semen Padang Boyong Maicon Souza
-
Tambahan Amunisi Lini Depan, Semen Padang Resmi Pinjam Maicon Souza dari Borneo FC
-
Profil Guillermo Fernandez, Mesin Gol Baru Semen Padang dari North East FC
-
Semen Padang Resmi Boyong Eks Striker Athletic Bilbao, Bisa Debut Lawan Bali United
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia