Suara.com - Pelatih Guangzhou Evergrande Luiz Felipe Scolari memperingatkan Barcelona untuk sebuah pertandingan ketat dalam laga semi final Piala Dunia Antarklub di Yokohama, Kamis (17/12).
"Barcelona adalah salah satu tim terbaik di planet ini, semuanya tahu itu," kata pelatih asal Brazil tersebut kepada wartawan, Rabu. "Namun pemain-pemain saya memiliki jiwa dan keinginan untuk bersaing, dan saya berharap dapat menunjukkannya besok." Penyerang Barcelona Neymar kemungkinan akan absen di laga tersebut karena cedera paha, namun Scolari menegaskan tidak adanya pemain timnas Brazil tersebut hanya akan memberikan sedikit pembeda.
"Neymar adalah satu dari tiga pemain terbaik dunia," kata mantan pelatih timnas Brazil itu, yang membawa Evergrande menang atas klub sepak bola Meksiko Club America 2-1 pada perempat final akhir pekan lalu.
"Dia (Neymar) memiliki potensi untuk menjadi pemain terbaik dunia dalam lima tahun ke depan, tapi Barcelona memiliki 25 Neymar. Mereka berkualitas di semua lini." "Mereka punya Messi, Suarez, Iniesta. Ini akan menjadi tantangan besar yang akan kami nikmati," katanya.
Scolari, yang dikenal sebagai "Big Phil" di Brazil, memiliki kenangan manis tentang Yokohama ketika dia membawa negaranya juara Piala Dunia untuk kelima kalinya pada 2002 setelah mengalahkan Jerman 2-0 di final.
"Ketika kami tiba dengan bus hari ini, saya merasakan kenangan atas masa itu," kata Scolari. "Ini adalah tempat yang berpengaruh besar bagi Brazil. Namun kisah hidup saya tentang masa itu sudah berakhir jadi mari kita lihat apa yang akan terjadi." Tiada Alasan Untuk Gugup Scolari membandingkan trio MSN Barcelona yang terdiri dari Messi, Suarez, dan Neymar, dengan pasukan penyerangnya di 2002, yaitu trio Ronaldo, Rivaldo, dan Ronaldinho.
"Susah mengatakan penyerang mana yang lebih bagus," kata pelatih berusia 67 tahun tersebut. "Namun MSN jelas berkelas dunia. Kami akan benar-benar direpotkan." Scolari berharap Paulinho, yang berhasil mencetak gol kemenangan dramatis ketika melawan Club America, dan Robinho, bekas penyerang Real Madrid, mampu bersinar saat melawan Barcelona yang sebelumnya bermain imbang di tiga laga terakhirnya.
"Saya tidak perlu mengatakan apa-apa kepada para pemain saya untuk memberikan motivasi tambahan bagi mereka," ucap Scolari. "Mereka telah memenangkan Liga Tiongkok, Liga Champions Asia dan mengalahkan Club America di pertandingan pertama kami di Jepang. Itu saja motivasi yang mereka butuhkan." Kapten Evergrande Zheng Zhi berjanji bahwa timnya tidak akan terintimidasi oleh status lawan mereka yang tersohor.
"Kami telah bersiap-siap untuk laga ini," kata gelandang senior tersebut.
"Kami hanya ingin bertanding dan menikmatinya, untuk kemudian belajar darinya. Kami tidak takut kepada mereka dan kami tidak punya alasan untuk gugup." "Kami akan memantapkan hati dan jiwa kami ke dalam pertandingan," ucap dia. "Barcelona adalah tim yang fantastis, namun kami telah siap. Kami ingin bermain dengan kemampuan kami dan melihat apa yang akan terjadi." Dalam pertandingan semi final Piala Dunia Antarklub lainnya, klub sepak bola Argentina River Plate akan berlaga melawan juara Jepang Sanfrecce Hiroshima, Rabu, di Osaka. (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?
-
Dibantai Barcelona 3-0, Atletico Madrid Tetap Melaju ke Partai Final Piala Raja
-
Bantai Atletico Madrid 3-0, Barcelona Tetap Gagal ke Final Copa del Rey
-
Joan Laporta Lolos dari Lubang Jarum! Hakim Tolak Tuduhan Pencucian Uang
-
Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Paling Banyak Save, Jay Idzes Masuk 10 Besar Tekel
-
John Herdman Temukan Solusi Pengganti Thom Haye, Ada Andil Patrick Kluivert
-
Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?
-
Statistik Gila Penggawa Timnas Indonesia di Italia, Jay Idzes dan Emil Audero Susah Digeser
-
John Herdman Terancam Tanpa Striker Rp1,3 Miliar di FIFA Series 2026
-
Kevin Diks Tembus Team of the Week Bundesliga Sejajar Harry Kane
-
Awas Babak Belur! Ini Tim Raksasa yang Bisa Hajar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Kevin Diks Jadi Pemain Asia Paling Produktif Cetak Gol di Bundesliga Jerman
-
Menanti Aksi Ahmad Mujadid dan Nazriel Alvaro, Senjata Baru Nova Arianto di Piala AFF U-20