Pep Guardiola meminta maaf setelah dituding memberikan tekanan ekstra terhadap para pelatih tim-tim papan atas Inggris, dengan mengumumkan bahwa ia akan melatih di Liga Utama Inggris pada musim depan.
Pelatih Bayern Munich ini dituduh oleh mantan penyerang Inggris Alan Shearer dalam harian Inggris sebagai kurang "beretika" setelah tidak menjelaskan di mana ia akan melatih pada musim depan.
Guardiola, menurut Shearer, memberikan tekanan tambahan pada kursi-kursi panas di Manchester City, Manchester United, dan Arsenal.
Namun, berbicara di Doha, Qatar, di mana Bayern Munich sedang berada pada hari terakhir pemusatan latihan musim dingin, Guardiola mengatakan dirinya tidak pernah berniat untuk tidak menghormati kolega-kolega pelatihnya.
"Saya meminta maaf. Biasanya, dalam karir saya sebagai pelatih, sebagai pemain, saya sangat menghormati kolega-kolega saya, maka saya meminta maaf. Itu tidak pernah menjadi niat saya," ujar Pep, Senin (12/1/2016).
Awal bulan, Guardiola mengumumkan bahwa ia akan berhenti melatih di Jerman untuk mencoba peruntungan di Inggris.
"Saya ingin mengalami kota baru dan saya ingin bekerja di Inggris. Saya mendapat beberapa tawaran dari Inggris namun saya belum menandatangani apapun. Ketika saya memiliki klub baru, saya akan memberi tahu semua orang," ujar Pep pada 5 Januari silam.
Pada Senin, Guardiola kembali menolak untuk mengungkapkan di mana ia akan melatih pada musim depan --meski Manchester City menjadi favorit-- namun berkata kepada para pewarta bahwa fokusnya akan tetap pada Bayern sampai akhir musim.
Pada konferensi pers, di mana ia berbicara bahasa Jerman, Spanyol, dan Inggris, Guardiola juga mengatakan Juventus akan menjadi lawan berat pada Liga Champions tahun ini. Kedua tim akan bertemu pada Februari dan Maret pada 16 besar kompetisi level klub terbesar itu. (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Man City Ditahan Imbang Nottingham Forest, Ini Kata Pep Guardiola Soal Persaingan Gelar Juara
-
Saat Duit Arab Mengubah Manchester City, Dari Tetangga Miskin ke Penguasa Eropa
-
Kronologis Sikap Menjijikan Suporter Leeds United Saat Pemain City Jalani Buka Puasa
-
Pep Guardiola Murka, Fans Ejek Jeda Buka Puasa di Premier League
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
AFC Resmi Tunda Seluruh Pertandingan Antarklub Asia di Timur Tengah, Faktor Keamanan Jadi Prioritas
-
Kapan Garuda Calling Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?
-
Satu-satunya Wakil Indonesia, Sandy Walsh Bawa Buriram United Dekati Perempat Final ACL Elite
-
Sassuolo akan Jual Beberapa Pemain, Proses Negosiasi Mulai Berlangsung
-
Badai Cedera dan Sanksi Hantam Timnas Indonesia, 7 Bintang Absen di FIFA Series 2026
-
Marc Klok: Fokus Pertandingan Selanjutnya!
-
Kevin Diks Samai Capaian Bintang Timnas Jepang, Sinyal Kuat Dipanggil untuk FIFA Series 2026?
-
Skenario Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia 2026 Jalur Undur Diri Iran Gara-gara Diserang AS-Israel
-
3 Penyebab Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Resmi Dicoret John Herdman, Ada yang Diskors!
-
Disebut Layak Bela Timnas oleh Pelatihnya, Sebagus Apa Statistik Rivaldo Pakpahan?