- Sandy Walsh menjadi satu-satunya pemain Indonesia di fase gugur AFC Champions League Elite bersama Buriram United.
- Pada leg pertama 16 besar di Melbourne (3/3/2026), Buriram United bermain imbang 1-1 melawan Melbourne City.
- Leg kedua penentuan perempat final akan digelar di Buriram Stadium pada 10 Maret 2026 mendatang.
Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh, kembali menjadi sorotan utama atas kiprah gemilangnya di kompetisi sepak bola antarklub tertinggi di Benua Kuning.
Bek kanan andalan Skuad Garuda ini menjadi satu-satunya pemain asal Indonesia yang sukses melaju hingga fase gugur AFC Champions League Elite 2025-2026.
Bersama klub raksasa Thailand, Buriram United, Walsh terus menunjukkan performa impresif dan konsisten sepanjang jalannya turnamen.
Kini, tim berjuluk Thunder Castle tersebut hanya berjarak satu langkah lagi untuk menyegel tiket menuju babak perempat final.
Pada pertandingan leg pertama babak 16 besar, Buriram United melakoni lawatan berat ke markas wakil Australia, Melbourne City.
Pertandingan sengit tersebut diselenggarakan di Melbourne Rectangular Stadium pada hari Selasa (3/3/2026) lalu.
Sandy Walsh mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih untuk tampil sebagai starter mengawal sektor sisi kanan pertahanan tim.
Ia menunjukkan kedisiplinan tingkat tinggi dalam membaca serangan lawan dan menjaga areanya dari ancaman para penyerang Melbourne City.
Statistik mencatat, Walsh telah membukukan total enam penampilan penting bersama Buriram United di ajang ACL Elite musim ini.
Baca Juga: Ogah Seperti Persib, Dewa United Pasang Target Tinggi di AFC Challenge League
Pengalaman panjangnya bermain di Eropa dinilai menjadi modal taktis yang sangat berharga bagi klub di laga-laga bertekanan tinggi fase gugur.
Pada laga di Australia tersebut, Walsh bermain solid sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-71 dan digantikan oleh Ruben Sanchez.
Buriram United sejatinya sempat berada di atas angin setelah mencetak gol pembuka keunggulan melalui aksi Bissoli pada menit ke-37.
Sayangnya, kemenangan di depan mata harus buyar saat pemain Melbourne City, Benjamin Mazzeo, sukses menyamakan kedudukan pada masa injury time menit 90+5.
Hasil imbang 1-1 ini membuat peluang kedua tim untuk lolos ke babak selanjutnya masih sama-sama terbuka lebar.
Namun, Buriram United memiliki sedikit keuntungan psikologis karena akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan penentuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Partai Hidup Mati! Link Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam, Kick Off 19:30 WIB
-
Cuma Butuh Imbang, Pelatih Vietnam Ngaku Gemetar Hadapi Timnas Indonesia U-17 di Sidoarjo
-
Media Vietnam Soroti Pesimisme Kurniawan Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia U-17
-
Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed
-
Wow! Naik Kereta 15 Menit di Piala Dunia 2026, Suporter Inggris Wajib Bayar Rp2 Juta
-
Dewa United vs Persib Bandung, Marc Klok Bawa Misi Khusus di Tanah Jawara
-
Persib Siap Tempur! Bojan Hodak Bidik 3 Poin di Kandang Dewa United
-
Persija Jakarta Cuma Menang Tipis, Van Basty: 1-0 atau 10-0 Sama Saja
-
Ditekuk MU, Chelsea Alami 4 Kekalahan Beruntun, Nasib Liam Rosenior di Ujung Tanduk?
-
Atmosfer GBK Bikin Ronaldo Nazario Merinding: Terima Kasih Indonesia