Suara.com - Rio Ferdinand mengatakan komentar-komentar Cristiano Ronaldo bahwa penyerang asal Portugal itu tidak berbicara kepadanya pada musim ketika Manchester United menjuarai Liga Champions merupakan "hal yang tidak dapat dipercaya." Baik Ronaldo dan Ferdinand yang telah pensiun merupakan pemain-pemain kunci untuk United, ketika klub yang bermarkas di Old Trafford itu meraih gelar ganda yakni juara Liga Utama Inggris dan Liga Champions pada musim 2007/2008.
Ronaldo kini membela Real Madrid, dan ia mengungkapkan pada konferensi pers menjelang pertandingan 16 besar Liga Champions melawan AS Roma pada Rabu, bahwa ia tidak dekat dengan rekan-rekannya setimnya Karim Benzema dan Gareth Bale dan hal itu tidak mengurangi keperkasaan klub asal Spanyol tersebut.
"Di Manchester United saya memenangi Liga Champions, dan saya tidak berbicara dengan (Rio) Ferdinand, (Ryan) Giggs, atau (Paul) Scholes. Kami saling menyapa halo dan itu saja," kata Ronaldo.
Ferdinand, pada perannya sebagai pengamat sepak bola di stasiun televisi BT Sport saat Chelsea kalah dari Paris Saint Germain (PSG) pada Selasa, dengan bergurau membalas, "Dia menjauhi saya." "Ia terbiasa berada di dekat saya. Tidak dapat dipercaya." "Saya sebenarnya biasa mengejeknya dia di ruang ganti. Saya pikir ia mendapatkan punuknya. Ia biasa datang dengan celana jeans ketat dan kami biasa mengerjainya. Ia tidak mendapatkannya," tambah mantan bek tengah Inggris ini.
Trio lini depan Real yakni Benzema, Bale, dan Cristiano, yang mendapat julukan BBC, sering dibandingkan dengan kombinasi MSN yakni Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar Jr. dari rival abadinya Barcelona.
Namun Ronaldo menepis pandangan itu dengan berkata, "Jika orang-orang mengatakan bahwa persahabatan mereka lebih baik daripada (persahabatan) kami, maka saya tidak dapat menghentikan mereka." "Namun saya tidak perlu mengundang Bale atau Benzema ke rumah saya untuk makan malam, hal yang penting adalah kami tampil baik di atas lapangan," paparnya.
(Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Federico Valverde Cedera Kepala usai Berkelahi dengan Tchouameni
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Valverde dan Tchouameni Dikabarkan Baku Hantam
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati