Suara.com - Kesempatan Harry Redknapp untuk melatih di level internasional mungkin bukan sesuatu yang diharapkannya. Namun peluang pria asal Inggris untuk memperpanjang masa kerjanya dengan Yordania terbuka lebar.
Mantan manajer Tottenham Hotspur dan West Ham United itu sempat menjadi favorit untuk menggantikan Fabio Capello sebagai pelatih timnas Inggris pada 2012, namun justru Roy Hodgson yang terpilih untuk menduduki posisi tersebut.
Bagaimanapun, pada Selasa ia akan menyelesaikan penampilan "kameo" dua pertandingan sebagai pelatih internasional, ketika ia mengarsiteki Yordania untuk menghadapi Australia pada pertandingan yang harus mereka menangi untuk melaju ke putaran berikutnya pada kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia.
Redknapp mengatakan bahwa meski ia telah berkomitmen pada posisinya sebagai penasehat Derby County sampai akhir musim kompetisi di Inggris, ia akan mempertimbangkan untuk memperpanjang peran itu jika diminta.
"Saya benar-benar menikmatinya, orang-orang begitu fantastis," kata Redknapp kepada para pewarta pada Senin.
"Semua staf dan semua orang, mereka merupakan orang-orang yang bersahabat yang pernah berurusan dengan saya, itu merupakan pengalaman hebat bagi saya, itu benar-benar hebat." "Maka jika ada sesuatu di masa yang akan datang, saya tidak akan sabar untuk itu, tentu saja." Pertandingan pertama Redknapp sebagai pelatih internasional adalah saat menang 8-0 atas Bangladesh di Amman pada Kamis, namun pria 69 tahun itu tahu bahwa sang juara Asia, Australia, akan memberikan tantangan yang lebih berat." "Mereka merupakan ancaman, para bek dapat bergerak ke depan, sang pemain (Brad) Smith menurut saya merupakan pemain besar untuk Liverpool di masa yang akan datang, mereka memiliki sedikit kecepatan di tim mereka, mereka merupakan tim yang berbahaya, tim yang bagus, tidak ada keraguan sama sekali," ucapnya.
Sambil juga menilai potensi ancaman dari Tim Cahill - "sebagus seseorang yang telah saya lihat tiba dan menemukan ruang di kotak penalti" - Redknapp berkata bahwa terdapat pula kualitas di skuad Yordania.
"Ketika saya tiba, saya sama sekali tidak memiliki ide mengenai sepak bola Yordania, atau betapa bagusnya mereka," tambahnya.
"Saya benar-benar terkejut dengan standarnya, ini jauh lebih tinggi daripada yang saya perkirakan." "Maka, yeah, kami tidak diunggulkan, namun kami merupakan tim yang tidak diunggulkan dengan peluang perjuangan sebenarnya." Yordania, yang tertinggal dua angka di belakang Australia di Grup B, masih dapat melaju ke putaran ketiga kualifikasi zona Asia dengan hasil imbang jika hasil pertandingan lain menguntungkan mereka.
Apapun yang terjadi, penyerang Hamzeh Aldardour akan senang jika Redknapp dapat bertahan.
"Kami telah belajar banyak hal," kata kapten Yordania itu.
"Merupakan kehormatan dan keistimewaan untuk bekerja dengan dia dan berharap ia dapat meneruskan pekerjaannya di manajemen tim." (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak
-
Aljazair Comeback Kalahkan Yordania 2-1 dan Jaga Asa Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Menang Atas Yordania, Gelandang Austria Sudah Prediksi Laga Berjalan Berat
-
Pernah Dihajar 1-4 Timnas Indonesia, 7 Pemain Yordania Ini Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar