Suara.com - PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) yang menaungi PSM Makassar siap memperkenalkan logo baru tim pada saat acara "launching" tim yang direncanakan di Makassar, 24 April 2016.
Direktur Operasional PSM, Irsal Oherella di Makassar, Sulsel, Kamis, mengatakan logo yang akan diperkenalkan ke publik itu merupakan hasil sayembara yang telah dilaksanakan manajemen pada 2015.
"Untuk masalah logo, kami masih memilah tiga logo sebelum menetapkan salah satu di antaranya. Kamijuga akan membahas secara dalam sebelum memilih salah satunya," katanya.
Adapun untuk persiapan ataupun konsep seperti apa pada peluncuran tim nanti, dirinya juga mengaku masih akan mendiskusikan bersama manajemen.
Namun demikian, lanjut dia, untuk lokasi peluncuran tim ada tiga opsi yakni di Mal Pannakukang, Mal Ratu Indah (MaRI) ataupun stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging.
Adapun untuk konsep acaranya juga tetap memiliki dua opsi yang dipersiapkan yakni dengan tampil secara in-door dan out-door.
"Hanya saja masih harus melihat mana yang lebih menarik. Kita juga memanggil unsur pemerintahan untuk menghadiri launching ini termasuk Wali Kota Makassar," jelasnya.
Manajemen PSM dan tim kepelatihan sudah melakukan persiapan launching tim. Bahkan CEO PSM dan Pelatih Kepala bertemu langsung dengan Wali Kota Makassar untuk meminta kesiapan wali kota untuk menghadiri acara tersebut.
Kehadiran orang nomor satu di Makassar itu tentunya diharapkan bisa meningkatkan motivasi pemain untuk tampil lebih percaya diri saat berlaga di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.
Sementara itu, Sekertaris Red Gank Sadat RG mengatakan, soal launching tim dirinya mengapresiasi manajemen yang ingin menggelarnya secara meriah. Namun soal penggantian logo, menurutnya seharusnya manajemen melibatkan beberapa unsur. termasuk para ahli dan sejarawan.
Ia menjelaskan, dirinya secara terbuka menolak dengan rencana manajemen untuk mengganti logo tim tersebut. Alasannya karena logo ini merupakan bukti sejarah tim yang sudah berumur 100 tahun.
"Artinya walaupun PSM sekarang ini dikelola oleh pihak swasta, tapi tetaplah milik masyarakat Makassar," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
-
Hadapi PSM Makassar di Parepare, Persik Kediri Percaya Diri Curi Poin
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United