Suara.com - Juventus memenangi gelar Liga Italia untuk kelima kalinya secara beruntun tanpa perlu menendang bola pada Senin, setelah Napoli, satu-satunya tim yang berpeluang mengejar mereka, takluk 0-1 berkat gol Radja Nainggolan di markas AS Roma.
Juventus, yang memimpin klasemen sejak menang 1-0 atas Napoli pada Februari, memiliki keunggulan 12 angka yang mustahil dikejar dengan tiga pertandingan tersisa ketika mereka mengunci gelar liga ke-32 kalinya.
Pertandingan itu, yang dimainkan di Stadio Olimpico yang separuh kosong pada petang yang cerah di hari liburan, menjadi akhir anti klimaks bagi musim ini di mana pada satu fase sempat menjanjikan persaingan perebutan gelar paling menarik di Italia selama bertahun-tahun.
Sepanjang paruh pertama musim, puncak klasemen silih berganti dikuasai oleh Roma, Napoli, Inter Milan, dan Fiorentina.
Namun, ketika rival-rivalnya merosot, Juventus, yang menang 2-1 atas Fiorentina pada Minggu, menorehkan laju mengagumkan di mana mereka mendulang 73 angka dari maksimal 75 angka untuk memenangi gelar dengan menyisakan beberapa pertandingan.
Pertandingan antara dua tim tersubur di Liga Italia ini sempat terlihat akan berakhir imbang tanpa gol sampai Nainggolan memasukkan bola pada menit ke-89, menyusul pergerakan yang dimulai dengan operan bagus dari pemain pengganti Roma Francesco Totti.
Bintang Roma berusia 39 tahun itu, yang menjalani musimnya yang ke-24 di klub dan tidak lagi menjadi pilihan utama di tim inti, belakangan ini baru dimainkan pada menit-menit terakhir pertandingan dan memberikan dampak besar pada pertandingan-pertandingan yang ia ikuti.
Roma lebih banyak menguasai bola namun Napoli, yang pencetak gol terbanyaknya Gonzalo Higuain kembali setelah menjalani skors tiga pertandingan, memiliki lebih banyak peluang, dan gol Jose Callejon pada babak pertama dianulir karena offside.
Higuian, yang telah mengoleksi 30 gol pada musim ini, hampir membawa Napoli unggul pada babak pertama melalui penguasaan bola yang baik namun tembakannya dapat digagalkan kiper Wojciech Szczesny.
Gol bagi Napoli kelihatannya akan segera terwujud pada babak kedua ketika Dries Mertens melepaskan tembakan melengkung yang melebar dan Antonio Ruediger menyelamatkan Roma dengan meluncur untuk mengambil bola dari kaki Marek Hamsik, sebelum ia nyaris mencetak gol.
Justru Nainggolan yang mampu memasukkan bola melewati Pepe Reina, setelah Mohamed Salah dapat menemukan pemain Belgia itu meski dikelilingi oleh para pemain Napoli.
Napoli, yang akan langsung lolos ke fase grup Liga Champions jika mereka finis di peringkat kedua, sekarang hanya unggul dua angka dari Roma, yang berada di peringkat ketiga, yang posisinya itu akan memberikan tiket putaran kualifikasi akhir untuk kompetisi klub elit Eropa. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Hasan Salihamidzic Legenda Bosnia: Dari Medan Perang Hingga Bayern Munchen dan Juventus
-
AC Milan hingga Juventus Berebut Tanda-tangan Bek Manchester City, Siapa yang Dapat?
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League