Bola / Bola Dunia
Senin, 06 Juni 2016 | 09:02 WIB
Pelatih tim nasional Argentina, Gerardo Martino [Shutterstock]

Suara.com - Pelatih tim nasional Argentina, Gerardo Martino, bantah jika pertemuan dengan Cile di laga perdana Grup D Copa America Centenario 2016, Senin (6/6/2016) atau Selasa pagi WIB, tak ubahnya laga balas dendam.

Tajuk balas dendam mengemuka menyusul kekalahan Tim Tango di final Copa America 2015 atas Cile lewat drama adu penalti. Ketika itu, Alexis Sanchez dan kawan-kawan unggul 4-1.

Namun, Martino memastikan timnya telah melupakan kegagalan tersebut. Kini, tim asuhannya fokus penuh dan berambisi besar meraih poin penuh kendati diakui tidak akan mudah taklukkan Cile.

"Kami juga menanyakan soal balas dendam ini saat pertandingan di kualifikasi (Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan) lalu. Final Copa America telah berlalu tahun lalu," kata Martino.

"Cile jelas menang saat itu dalam adu penalti. Ini hanyalah kesempatan baru buat kami kalahkan Cile dalam pertandingan nanti," lanjut Martino. (Soccerway)

Load More