- Atletico Madrid gagal melaju ke final Liga Champions 2026 setelah kalah agregat 1-2 dari Arsenal pada Rabu (6/5/2026).
- Diego Simeone menyebut perbedaan kekuatan finansial klub menjadi faktor utama yang memengaruhi hasil pertandingan semifinal Liga Champions tersebut.
- Simeone mengkritik kinerja wasit yang dinilai tidak memberikan penalti kepada Atletico Madrid atas pelanggaran terhadap Antoine Griezmann.
Suara.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mengungkapkan dua faktor eksternal yang ia anggap menjadi penyebab utama kegagalan timnya melaju ke babak final Liga Champions 2025/2026.
Alih-alih menyoroti performa tim, Simeone lebih memilih untuk mengeluhkan kekuatan finansial lawan dan kinerja wasit.
Los Rojiblancos harus mengubur mimpi mereka ke partai puncak setelah takluk 0-1 dari Arsenal di leg kedua semifinal, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal dari Bukayo Saka membuat Atletico Madrid kalah agregat 1-2 atas Arsenal.
Seusai laga, Simeone menyiratkan bahwa timnya sudah berjuang maksimal namun harus mengakui keunggulan lawan dari sisi yang berbeda.
"Di leg pertama, di babak kedua, kami sebenarnya bisa menang tetapi gagal mencetak gol. Hari ini kami juga bermain bagus di babak kedua tetapi tidak mampu membalikkan keadaan," ujar Simeone dikutip dari Tuttosport.
Ia kemudian menyinggung perbedaan kekuatan ekonomi antara kedua klub sebagai salah satu faktor pembeda.
"Bagaimanapun, kami berhadapan dengan tim yang memiliki kekuatan ekonomi berbeda dari kami. Itulah sepak bola, ada yang menang, ada yang kalah," jelasnya lagi.
Selain faktor finansial, dalih kedua yang dilontarkan oleh pelatih asal Argentina itu adalah kinerja wasit yang dinilainya berat sebelah.
Baca Juga: Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
Simeone secara spesifik menyoroti insiden di mana Antoine Griezmann dilanggar oleh Riccardo Calafiori di dalam kotak penalti, sebuah momen yang menurutnya seharusnya berbuah tendangan penalti.
Meskipun merasa dirugikan, ia mencoba menerima kenyataan bahwa wasit juga bisa membuat kesalahan.
"Pelanggaran Calafiori terhadap Griezmann? Membicarakannya sekarang tidak ada gunanya. Itu jelas penalti yang tidak diberikan kepada kami," ungkap pelatih berusia 56 tahun ini.
"Hal itu terjadi dalam sepak bola. Terkadang wasit membuat kesalahan yang merugikan kami, terkadang mereka memihak kami. Kali ini merugikan kami," pungkasnya.
Kekalahan ini membuat Atletico Madrid harus kembali memupus ambisi mereka untuk meraih trofi Si Kuping Besar, sementara Arsenal melaju ke final untuk kedua kalinya dalam sejarah klub.
Berita Terkait
-
Lolos Liga Champions, Gaji Bruno Fernandes Cs di Manchester United Langsung Naik!
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas