Suara.com - Inggris perlu mengamankan setidaknya hasil imbang pada pertandingan pembukaan Piala Eropa 2016 mereka melawan Rusia pada Sabtu, untuk menghindari berada di bagian bawah pada pertarungan untuk memperebutkan tempat di fase gugur, kata gelandang James Milner.
Inggris menghadapi Rusia pada pertandingan pertama mereka di Grup B di Marseille, dan Milner mendesak rekan-rekan setimnya untuk fokus dalam memberikan fondasi yang bagus untuk dibangun, agar dapat setidaknya mendulang satu angka seandainya mereka gagal memenangi pertandingan.
"Apa yang saya pelajari lebih dari apapun adalah: jangan kalah pada pertandingan pertama Anda, apapun yang terjadi," kata gelandang Liverpool itu kepada media Inggris.
"Adalah hal hebat untuk memenanginya dan mendapatkan start bagus, namun jika Anda tidak mendapatkan kemenangan itu, pastikan bahwa Anda solid dan tidak kemasukan gol larut saat mencari kemenangan." "Pastikan Anda mendapatkan start bagus, setidaknya hasil imbang, karena ketika Anda kalah pada pertandingan pertama di grup berisi tiga pertandingan, Anda langsungmeletakkan diri Anda sendiri dalam tekanan. Itulah hal terbesar." Inggris mendapat kritik untuk cara mereka bermain saat menang 1-0 atas Portugal pada pertandingan pemanasan terakhirnya pada Kamis, namun Milner mengatakan tim akan memperbaiki penampilan mereka di turnamen.
"Kami mendapatkan tiga kemenangan dari tiga pertandingan menghadapi lawan yang berbeda dan sulit, tanpa memainkan sepak bola terbaik kami," tambahnya terkait kemenangan 2-1 atas Turki dan Australia sebelum pertandingan melawan Portugal.
"Kami memiliki gigi-gigi untuk dijalani dan kami ingin berada di puncak turnamen," tambahnya.
"Kami dapat memainkan berbagai variasi formasi, terdapat pemain-pemain dengan begitu banyak kekuatan yang berbeda -- pemain-pemain solid dengan kecepatan, trik, dan begitu banyak pemain bertipe bertahan -- maka menurut saya sebagai skuad kami memiliki begitu banyak opsi." Wales dan Slovakia adalah lawan-lawan lain Inggris di Grup B.
(Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Laga Terbaik Piala Dunia 2026? Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ending-nya Bikin Haru
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!
-
Penantian 20 Tahun Tuntas! Lionel Messi Siap Lakoni Duel Perdana vs Inggris di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Lip Cream Lokal Harga di Bawah Rp50 Ribu Terbaik, Tahan Lama Sesuai Review Pengguna
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Bitcoin Hingga XRP Anjlok Massal, Indeks CFX10 Merosot 1%
-
Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara
-
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media