Suara.com - Ketika bulan puasa seluruh pemain muslim Sriwijaya FC tetap melakukan ibadah puasa. Namun pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro punya cara menyiasati libur pemain yang ingin melakukan mudik menjelang Lebaran 2016.
"Pemain saya beri waktu untuk pulang, saya persilakan setelah laga melawan Persija besok Jumat (24/6) asalkan segera kembali sebelum jadwal latihan laga selanjutnya," kata Widodo usai menggelar jumpa pers di Senayan, Jakarta, Kamis.
Hal tersebut, menurut Widodo, bertujuan untuk mengurangi rasa rindu pemain terhadap keluarga pada bulan Ramadhan. Dengan cara itu ia berharap semangat pemain lebih terpacu setelah bertemu dengan keluarga.
Ia mengatakan bahwa ketika bulan puasa seluruh pemain Muslim tetap melakukan ibadah puasa. "Hanya tujuh pemain yang tidak puasa di Sriwijaya, pemain asing dan beberapa lokal," katanya.
Pelatih yang terkenal sebagai pencetak gol salto di timnas Indonesia ini juga mengatakan memberikan menu yang latihan yang berbeda ketika bulan Ramadhan.
"Jujur saja ketika bulan puasa tidak bisa dupungkiri bahwa penampilan dari pemain menurun, dan itu mempengaruhi permainan, apalagi liga bergulir di waktu seharusnya pemain istirahat yaitu malam hari," katanya.
Waktu tidur juga berkurang, ungkap Widodo. Waktu istirahat berkurang bisa berkakibat pada fisik pemain, dan hal tersebut menjadi perhatian khusus dari Widodo.
Namun, pemain tetap disiplin dan profesional ketika menjalani latihan dan pertandingan, kata Widodo. Laga Sriwijaya selanjutnya adalah melawan tim Macan Kemayoran, Persija.
Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada Jumat malam di Jakarta.
Sementara itu, Pelatih Persija Paulo Camargo mengaku pertandingan melawan Sriwijaya merupakan partai yang berat, karena Sriwijaya adalah tim yang bagus. "Sriwijaya memiliki pelatih dan pemain yang bagus, saya rasa hal tersebut adalah laga yang besar dan patut untuk bertarung habis-habisan," kata Camargo.
Ia mengharapkan pendukung Persija datang dan menyaksikan laga tersebut. Camargo mengharapkan kedua tim bermain bagus, sehingga mampu memberikan tontonan yang menghibur bagi penggemar sepak bola.
Camargo mengatakan belum mempersiapkan strategi khusus dalam melawan Persija karena sempitnya persiapan yang dimiliki Persija untuk berbenah evaluasi tim.
Ia sudah mengintruksikan kepada pemain untuk bertarung secara maksimal serta mewaspadai seluruh pemain Sriwijaya FC. Persija mengaku memiliki motivasi lebih dalam bertanding karena bertepatan dengan ulang tahun Kota Jakarta. Dengan alasan tersebut ingin berusaha maksimal untuk memberikan poin maksimal bagi warga Jakarta. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
3 Momen Indah Timnas Indonesia: Dari Gol Akrobatik Hingga Kemenangan yang Bikin Haru
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay
-
Jepang Tanpa Takefusa Kubo saat Hadapi Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial