Suara.com - Pelatih Kepala PSM Makassar, Robert Rene Albert, mengaku siap penuhi panggilan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) untuk menjelaskan terkait komentarnya tentang dugaan mafia sepakbola Indonesia.
"Saya siap datang (jika dipanggil PT GTS) untuk bicara dengan operator terkait dugaan mafia dalam laga PSM melawan Madura United. Apalagi karena semua orang lihat pertandingan itu," jelas Robert di Makassar, Jumat (22/7/2016).
Terkait apakah memiliki bukti atas pernyataannya terkait keberadaan mafia sepakbola, dia mengakui memang sejauh ini tidak memiliki bukti otentik. Namun jika dilihat dari mata atau pandangan langsung tentu selayaknya curiga terjadi pengaturan permainan.
Pelatih asal Belanda itu menjelaskan jika wasit yang memimpin pertandingan tidak fair menjalankan tugasnya maka tentu patut dicurigai melakukan pengaturan permainan.
"Saya menuduh ada mafia berdasarkan penglihatan dari kepemimpinan wasit Dodi Setia yang tidak adil," katanya.
Direktur Utama PT GTS, Joko Driyono, sebelumnya memang berencana memanggil Robert terkait komentarnya yang menyatakan ada mafia dalam pertandingan PSM melawan Madura United di Stadion Bangkalan Madura, Jawa Timur, 20 Juli lalu.
Sementara itu, Media Officer PSM, Ramli Manong meminta PT GTS selaku operator kompetisi untuk rutin melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit yang dinilai merugikan tim demi kompetisi yang sehat dan profesional.
Permintaan khusus dari manajemen ini sebagai respons dari kerugian yang diderita timnya dengan kepemimpinan wasit yakni saat berhadapan Persib Bandung dan Madura United.
Ia menjelaskan kekecewaan yang begitu tinggi terhadap kinerja wasit dalam dua laga tandang PSM itu membuat pihaknya khawatir akan membuat kualitas kompetisi akan menurun dan tentu setiap tim tidak ingin terjadi hal demikian.
"Kami sangat berterima kasih atas terselenggaranya turnamen dengan regulasi yang begitu baik. Hanya saja yang penting dilakukan, yakni melakukan evaluasi total terhadap oknum wasitnya jika ingin melihat sepak bola indonesia lebih baik ke depannya," ujar dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Timnas Indonesia Langsung Dapat 'Hadiah' dari FIFA usai Bantai St Kitts, Apa Itu?
-
Analisis John Herdman: 15 Menit Pertama Lawan Bulgaria Krusial untuk Timnas Indonesia
-
Kata-kata Erick Thohir Usai John Herdman Raih Kemenangan Perdana
-
Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif
-
John Herdman Pasang Target Gila Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Belajar dari Kanada, John Herdman Tegaskan Perjalanan Timnas Indonesia ke Piala Dunia Takkan Mulus
-
Pembuktian Beckham Putra: Dihujat Warganet, Dipuji Pelatih Lawan
-
Debut Sempurna di GBK, Ritual Sakral Pemain dan Fans Timnas Indonesia Bikin Takjub John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali