Suara.com - Hingga kini, kabar mengenai keinginan Manchester United memboyong Paul Pogba terus menjadi sorotan. Mengalokasikan dana besar, MU bahkan siap menorehkan rekor baru transfer dunia demi memulangkan Pogba ke Old Trafford.
Seperti diketahui, MU siap membayar 100 juta Poundsterling atau sekitar Rp1,7 triliun kepada Juventus jika jawara Serie A tersebut bersedia melepas gelandang asal Prancis itu.
Menanggapi hal ini, salah satu pemain legendaris Setan Merah, Paul Scholes, menilai angka yang siap digelontorkan MU itu tidak logis. Menurutnya, nilai sebesar itu hanya pantas dikeluarkan untuk membeli pemain tajam seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi.
"Dia (Pogba) adalah pemain yang sangat berbakat. Saya sering bermain dengannya," kata Scholes.
"Saat ini dia memang berkembang dan melakukan hal-hal hebat (bersama Juventus). Tapi bagi saya dia belum bernilai 100 juta Poundsterling," tukasnya.
"Untuk uang sebesar itu, anda pantas mendapatkan pemain yang mencetak 50 gol atau lebih dalam semusim. Seperti Ronaldo dan Messi. Pogba belum mencapai level itu," ujar lelaki yang pernah mencicipi berbagai gelar bersama Setan Merah.
Seperti diketahui, sebelumnya Juventus pernah menegaskan tidak ingin menjual Pogba. Akan tetapi dengan nilai tinggi yang ditawarkan, dan keinginan Si Nyonya Tua memboyong Gonzalo Higuain dari Napoli, optimisme Manchester Merah tampaknya cukup masuk akal.
Pogba "dibuang" MU saat masih di bawah kepemimpinan Sir Alex Ferguson ke Juventus pada 3 Agustus 2012. Ferguson sangat berang dengan Pogba kala itu yang dinilai tak menghormati MU setelah enggan menandatangani kontrak baru.
Bersama MU Pogba hanya tiga kali tampil di ajang Liga Inggris dan empat di ajang lainnya. Sedangkan, di Juventus dia menjelma jadi "ruh" lini tengah klub asal Turin itu sejak musim pertamanya.
Begitu banyak gelar telah diraih Pogba bersama Juventus, diantaranya quattrick beruntun Scudetto Serie A Italia; 2012/13, 2013/14, 2014/15, 2015-16. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati