Suara.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Eduard Tjong, kembali lakukan pencoretan terhadap pemain yang mengikuti seleksi menuju Piala AFF 2016 di Hanoi, Vietnam. Ada lima pemain yang dicoret karena dinilai kalah bersaing dengan pemain lainnya.
Lima pemain yang harus tersingkir dari Timnas Garuda Muda itu adalah Gianluca Claudio (penjaga gawang/Pusamania), Rifal Lastori (tengah, Pusamania), Arie Sandy (belakang, Barito Putera), Aldo Claudio (belakang/PPLM) dan Khairul Azmi Pratama (tengah/PPLM).
"Selama ini kami telah melihat kemampuan mereka saat latihan. Mereka kalah bersaing dengan pemain lain. Kami dari tim pelatih terpaksa melepas mereka," kata Eduard di National Youth Training Center (NYTC) Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Kamis (4/8/2016).
Meski dicoret, kelima pemain tersebut tidak langsung dipulangkan. Kelimanya baru akan dipulangkan setelah timnas Garuda Muda menjalani dua pertandingan uji coba, Jumat (5/8/2016) dan Sabtu (6/8/2016).
Dengan bertambahnya pemain yang dicoret, maka total pemain yang harus tersingkir berjumlah 11 orang, karena sebelumnya mantan pelatih PS TNI ini telah memulangkan enam pemain.
"Ada 11 pemain yang kami pulangkan, tapi kami juga memanggil satu pemain yang kami butuhkan (penjaga gawang)," kata pelatih kelahiran Solo, Jawa Tengah itu.
Terkait jalannya seleksi dan persiapan uji coba, mantan pelatih Persela Lamongan itu mengaku sudah memberikan materi pelatihan sesuai dengan program yang telah ditetapkan.
"Selain fokus fisik, kita juga sudah berlatih teknik dan taktik. Simulasi bertahan dan menyerang. Meski begitu kami akui masih banyak yang diperbaiki di tim ini. Dua uji coba besok bisa menjadi salah satu patokan perkembangan tim ini," kata pelatih yang akrab dipanggil Edu itu.
Setelah dua kali pencoretan, total pemain yang saat ini menjalani seleksi tinggal 30 pemain. Jumlah ini akan terus disusutkan hingga 23 pemain dan selanjutnya akan diboyong ke Yogyakarta untuk menjalani pemusatan latihan lanjutan.
Selama di Kota Gudeg nanti, timnas Garuda Muda akan menjalani dua pertandingan internasional melawan timnas Filipina dan Singapura di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 18 dab 20 Agustus mendatang.
Sementara itu, pada Piala AFF 2016 di Hanoi Vietnam, 11-24 September, timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup bersama dengan tim kuat Australia, Thailand, Myanmar, Laos dan Kamboja. (Antara)
Berita Terkait
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil