Suara.com - Gabriel Barbosa, Marcus Rashford dan Renato Sanches akan bersaing dalam penghargaan pemain muda bersinar. Ketiga pemain ini masuk dalam daftar 40 nominasi penghargaan Golden Boy 2016.
Penghargaan Golden Boy ini diadakan oleh harian olah raga Italia, Tuttosport pada 2003. Para jurnalis antar benua akan melakukan voting memilih pemain terbaik di bawah usia 21 tahun.
Pemain depan Brasil Gabriel yang akrab dipanggil Gabigol, saat ini bergabung dengan Inter Milan masuk dalam daftar 40 nominasi penghargaan ini dimana pemain hanya bisa menang sekali.
Bintang muda Manchester United dan tim Inggris Rashford juga masuk menjadi kandidat. Begitu juga dengan gelandang muda Bayern Munich dan tim Portugal Renato Sanches.
Pemain MU Anthony Martial adalah pemenang penghargaan ini di tahun lalu. Sementara Paul Pogba dan Raheem Sterling adalah pemenang di 2013 dan 2014. Sedangkan Lionel Messi adalah juara di 2005.
Daftar Nominasi Golden Boy 2016:
Dele Alli (Tottenham), Marco Asensio (Real Madrid), Leon Bailey (Genk), Riechedly Bazoer (Ajax), Gabriel Boschilia (Monaco), Julian Brandt (Leverkusen), Carlos Fernandez (Sevilla), Andreas Christensen (Borussia Monchengladbach), Kingsley Coman (Bayern Munich), Ante Coric (Dinamo Zagreb), Amadou Diawara (Napoli), Mahmoud Dahoud (Borussia Monchengladbach), Danilo Barbosa (Benfica), Moussa Dembele (Celtic), Ousmane Dembele (Dortmund), Gianluigi Donnarumma (AC Milan), Breel Embolo (Schalke), Gabriel Barbosa (Inter), Aleksandr Golovin (CSKA Moscow), Goncalo Guedes (Benfica), Demarai Gray (Leicester City), Marko Grujic (Liverpool), Alen Halilovic (Hamburg), Kelechi Iheanacho (Manchester City), Alex Iwobi (Arsenal), Viktor Kovalenko (Shakhtar Donetsk), Ruben Loftus-Cheek (Chelsea), Lucas Hernandez (Atletico Madrid), Emanuel Mammana (Lyon), Nathan (Vitesse), Olivier Ntcham (Genoa), Marcus Rashford (Manchester United), Renato Sanches (Bayern Munich), Jairo Riedewald (Ajax), Ruben Neves (Porto), Tonny Sanabria (Betis), Leroy Sane (Manchester City), Jonathan Tah (Bayer Leverkusen), Youri Tielemans (Anderlecht), Almamy Toure (AS Monaco).
Berita Terkait
-
Barcelona Ubah Total Rencana Transfer Rashford, Manchester United Dibuat Kaget
-
Marcus Rashford Pilih Santai soal Masa Depannya
-
Kalahkan Getafe, Barcelona Kini Unggul 11 Poin dari Real Madrid
-
Ditepikan Barcelona, Legenda Arsenal Intip Peluang Boyong Marcus Rashford?
-
Manchester United Ogah Negosiasi, Masa Depan Mascus Rashford Ditentukan INEOS
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati