Suara.com - Kota Solo, Jawa Tengah, bakal menjadi tuan rumah pertandingan babak delapan besar Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B 2016, di Stadion Manahan, November mendatang.
"Kami baru secara lisan ditunjuk oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku pengelola, Stadion Manahan Solo bakal menjadi tuan rumah babak delapan besar ISC B," kata Sekretaris PT Persis Solo Saestu Sapto Joko Purwadi di Solo, Kamis.
Ia mengatakan Stadion Manahan Solo juga akan dijadikan penyelenggaraan babak semifinal dan final ISC B karena Solo dianggap daerah netral.
Pihaknya mengumumkan soal penyelenggaraan tersebut setelah bertemu langsung dengan Direktur Utama GTS Joko Driyono belum lama ini.
"Pak Joko Driyono menunjuk Kota Solo sebagai tuan rumah penyelenggara pertandingan sepak bola ISC B itu," katanya.
Menurut dia, pertimbangan GTS menunjuk Solo sebagai penyelenggara delapan besar ISC tersebut karena tim tuan rumah Persis kebetulan tidak lolos babak 16 besar.
"Solo dianggap paling netral, karena timnya gagal lolos pada babak penyisihan," katanya.
Pihaknya memang sebelumnya mengajukan menjadi tuan rumah penyelenggaraan delapan besar itu, tetapi oleh PT GTS justru ditambah babak semifinal dan final sekaligus.
Kendati demikian, pihaknya masih menunggu surat resmi penunjukan Solo menjadi tuan rumah penyelenggara babak delapan besar ISC B di Stadion Manahan dari PT GTS.
Hal itu, katanya, sebagai persyaratan untuk mengurus perizinan ke aparat keamanan setempat.
Sapto memperkirakan jika tidak ada kendala, surat penunjukan dari PT GTS turun pada akhir Oktober mendatang.
"Pertandingan babak 16 besar ISC seri B dijadwalkan akan mulai digulirkan pada awal Oktober mendatang," katanya.
Kendati demikian, pihaknya berharap dengan ditunjuknya Solo menjadi tuan rumah ISC B dapat bermanfaat bagi Tim Persis Solo untuk persiapan mengikuti kompetisi musim tahun depan.
"Solo menjadi tuan rumah dapat dimanfaatkan Tim Persis untuk memantau para pemain potensial untuk persiapan ikut kompetisi musim tahun depan" katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Main di Kandang, Prabowo Minta Timnas Indonesia Wajib Menang saat Lawan Laos
-
Ini Kandang Kita! Cek Rute Bus ke Stadion Manahan untuk Dukung Timnas Indonesia
-
Drawing Piala AFF U-16 2024, Vietnam Merasa Beruntung Lolos dari Grup Maut
-
Piala Dunia U-17 di Solo Laris Peminat, Tiket Gratis untuk Semifinal Kemungkinan Dihentikan
-
6 Destinasi Wisata Dekat Stadion Manahan Solo, Nonton Piala Dunia U-17 Sambil Liburan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati